Under Cover

Ungkap Skandal Mesum di Rumah Dinas Karutan, Relawan Bobby Nasution Diteror OKP

DR Berita
Foto: Istimewa

Rahmadayah, Koordinator GMB Kecamatan Medan Petisah


Pada pertemuan di kafe itu, Rahmad dipaksa untuk menghapus video rekaman penggerebekan rumah dinas karutan diduga jadi lokasi mesum, dan mencabut laporan dari Kanwil Kemenkumham Sumut. Rahmad pun menghapus video tersebut.



Namun, naluri jurnalis Rahmad tidak diam. Ia bekerja dan mencari tahu keberadaan 4 wanita diduga PSK yang tertangkap di rumah dinas karutan bersama 2 pria. Ia kemudian menemui seorang teman yang bisa membuka akses jalur bertemu PSK. Tak sampai situ, Rahmad pakai cara untuk bisa berjumpa dengan PSK itu. Berkat bantuan teman itu dan sedikit uang, Rahmad bertemu dengan 1 dari 4 wanita diduga PSK yang ngekos di Jalan Gatot Subroto Medan.


BACA JUGAKPK Balas Surat Komnas HAM

Kasus Dugaan Korupsi BOT PDAM Tirtanadi Belum SP3


Panjang cerita dengan wanita mungil berparas cantik yang ditemui, relawan Walikota Medan Bobby Nasution ini berhasil mengorek informasi dugaan mesum di rumah dinas karutan tersebut.


"Ada rekaman pembicarannya, mereka di bawa dari Medan ke rumah dinas karutan. Semua diceritakannya. Sering napi yang memboking mereka, tapi napi narkoba. Terkadang di rutan, terkadang di rumah dinas karutan," ungkap Rahmad.



Rahmad pun sudah melapor ke Polda Sumut terkait adanya teror dan ancaman pada dirinya dari petinggi OKP di Sumut.



"Sudah melapor aku ke Polda, disuruh petugas SPKT aku melengkapi bukti teror dan ancaman, minta yang diprint buktinya mereka. Tapi videonya sudah mereka lihat," beber Rahmad.


BACA JUGAPolitisi Demokrat Usul Polisi, Jaksa, dan Kemenkum HAM Juga TWK Seperti KPK


Rahmad pun berharap Polda Sumut dapat memlberikan perlindungan pada dirinya dari teror dan ancaman oknum petinggi OKP di Sumatera Utara. Namun ia belum melapor ke Bobby Nasution.

Halaman :
Penulis: Arcito

Editor: admin