Under Cover

Tinggalkan Istri Karena Pelakor, Anggota DPRD Deliserdang dan Guru SMA Negeri Dilaporkan ke Gubsu

DR Berita
Foto: Istimewa

Marlianim dan Rahman

DRberita.com | Gubsu Edi Rahmayadi diminta segera memecat Marlianim yang merupakan seorang guru Sekolah Menegah Atas Negeri (SMA) di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deliserdang.

Marlianim dinilai melakukan perbuatan hina dan zholim terhadap seseorang, merebut suami sah Subiatik, bernama Rahman yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Deliserdang.

Baca Juga :BEM se Jabodetabek Tanggapi Sikap Ekslusivisme BEM UI

"Marlianim dan Rahman kini disebut-sebut telah menjadi pasangan suami-isteri. Sehingga saat ini menjadi perbicangan publik di tempat tinggal mereka," ungkap Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Penegak Hak Asasi Manusia (DPD GN-GAK HAM) Sumut, Budianto kepada wartawan, Rabu 30 Juni 2021.

Padahal, kata Budianto, kedua pasangan yang sudah mulai memasuki usia lanjut tersebut, sebelum menikah sudah memiliki pasangan masing-masing. Rahman sudah memiliki isteri bernama Subiatik. Bahkan dikabarkan keduanya telah berstatus nenek dan kakek alias memiliki cucu masing-masing.

Baca Juga :Relawan Bobby Nasution Cabut Laporan di Kemenkum HAM Sumut, Ternyata Ini Alasannya
Baca Juga :Setelah di BAP Kemenkum HAM, Relawan Bobby Nasution Rencana Lapor LPSK

Kisah kehidupan rumah tangga Rahman dan Marlianim ini telah disampaikan ke sejumlah instansi pemerintahan, di antaranya Gubernur Sumut, Ketua DPRD Sumut, Bupati Deliserdang, Ketua DPRD Deliserdang, Kapoldasu, Kapolresta Deliserdang, Kapolresta KP3 Belawan, Ketua Pengadilan Tinggi Sumut, Kejatisu, Ketua PN Pakam Deliserdang, Ketua DPD Partai Golkar Sumut, dan Kepala Dinas Pendidikan Sumut.


"Ya, benar dan masalah ini masih dalam proses untuk perdamaian secara kekeluargaan. Jika secara kekeluargaan tidak tercapai, untuk lebih lanjut akan saya kabari. Makasi atas autensinya dalam permasalahan ini," kata Budianto.


Dalam berkas laporan disebutkan DPD GN GAK HAM telah diberikan hak sebagai kuasa atas nama sang isteri wakil rakyat, Subiatik yang telah menjelaskan dan membenarkan suaminya Rahman telah mentalak tiga (cerai) dirinya, hanya berdasarkan syariat Islam (ucapan) namun tidak berdasar undang-undang perkawinan atau proses pengadilan.

Baca Juga :DD Waspada Bersama Pemkab Deliserdang Bantu Korban Bancana Angin Puting Beliung

Itu dilakukan Rahman karena memilih Pelakor (pengambil laki orang) yang disebut-sebut masih bersatus sebagai guru di kawasan tempat tinggal mereka.

Subiatik lalu memperkarakan dan melaporkan suaminya, Rahman yang sejak Maret 2021 tidak lagi tidur di rumahnya karena sudah tinggal di rumah pelakor Marlianim, guru PNS di SMA Negeri.


Marlianim dan Rahman dikabarkan sudah menikah, sehingga Rahman sudah tidak lagi menafkahi Subiatik yang masih berstatus isteri sahnya disebabkan belum dilakukannya proses perceraian secara hukum dan perundangan yang berlaku.

Baca Juga :Akhirnya Bobby Revisi Perwal Bilal Mayit 60 Tahun

"Untuk itu, mohon kiranya kepada bapak Ketua DPRD Sumut, Ketua DPRD Kabupaten Deliserdang, juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Deliserdang agar dapat mengabulkan laporan kami, yakni memecat dan memberhentikan secara tidak hormat saudara Rahman karena sudah menzholimi isteri sahnya. Begitu juga kami minta kepada Kepala Kepegawaian dan Dinas Pendidikan Sumut agar memecat dan memberhentikan tidak hormat saudara Marlianim yang saat ini sebagai guru, dikarenakan sudah melakukan perbuatan merebut laki orang (Pelakor) yang sudah menggemparkan kampung," kata Budianto dalam berkas laporannya.

Sementara itu, Rahman yang juga saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Deliserdang dan Pelaksana Tugas Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Deliserdang, saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selularnya hingga kini belum menanggapi.

Penulis: DR Berita

Editor: admin