Under Cover

Konstruksi Kasus Dugaan Korupsi BOT PDAM Tirtanadi dengan PT. TLM

DR Berita
Istimewa

Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut.

DRberita.com | Sampai saat ini belum terlihat niat Polda Sumut melanjutkan penyelidikan kasus dugaan Korupsi perpanjangan BOT PDAM Tirtanadi dengan PT. TLM. Padahal sejumlah saksi sudah dipanggil dan diperiksa penyidik Tipikor Polda Sumut.

Informasi diperoleh DRberita, Minggu 4 Juli 2021, bahwa penyelidikan kasus dugaan korupsi perpanjangan BOT tersebut sudah bisa ditingkatkan ke penyidikan. Namun, penyidik Tipikor Polda Sumut sepertinya "tersandra" pada April 2019.

Baca Juga :Pemprov Sumut Buka Loker 4 Jabatan Direktur BUMD

"Kasusnya ditangani Tipikor Poldasu pada saat Dirkrimsusnya dijabat oleh Kombes Pol. Rony Sampana, dari akhir 2018 sampai akhir April 2019, setelah itu tim penyidiknya sudah tak kelihatan lagi di Polda," kata sumber.


Berikut konstruksi penyelidikan kasus dugaan korupsi perpanjangan BOT PDAM Tirtanadi dengan PT. Tirta Lyonisse Medan (TLM);

Baca Juga :KM3 Sumut Minta Dirut PDAM Jujur Terkait Dugaan Korupsi BOT Dengan PT TLM

1. Perjanjian kerjasama perubahan dan pernyataan kembali tentang pengusahaan dan penyediaan air bersih di Kota Medan tanggal 18 Juli 2000 dengan masa waktu kerjasama 25 (dua puluh lima) tahun terhitung dari permulaan pengoperasian tahun 2001 s/d tahun 2026 dengan ruang lingkup kapasitas 500 liter per detik.


2. Di dalam perjanjian kerjasama perubahan dan pernyataan kembali tentang pengusahaan dan penyediaan air bersih di Kota Medan tanggal 18 Juli 2000 pada angka 14 tentang pengakhiran dan pemutusan dan angka 14.1 huruf (a) yang menjelaskan bahwa setelah berakhirnya perjanjian kerjasama ini, perusahaan BKAM wajib menyerahkan sistem produksi dan tanah kepada PDAM Tirtanadi secara cuma-cuma, kecuali untuk personil, persediaan bahan kimia, suku cadang, persediaan, barang habis pakai dan aset proyek yang tidak disusutkan sepenuhnya, yang akan diperlakukan sesuai dengan klausul 1, 2 dan 3 dari lampiran 14.

Baca Juga :Gubsu Pecat 2 Direksi PDAM Tirtanadi

3. Nota kesepahaman antara PDAM Tirtanadi dengan PT. TLM Nomor: 01/SPJN/DIR/2015, terkait rencana pengembangan kapasitas produksi sebesar 400 liter per detik yang ditandatangani dari PDAM Tirtanadi adalah Sutedi Raharjo selaku Direktur Utama tahun 2015 dan dari PT. Tirta Lyonnaisse Medan adalah Niswandi Lubis selaku Direktur.

Halaman :
Penulis: DR Berita

Editor: Admin