Suara Anda

Wakil Sekretaris BPET MUI Pusat: Pemerintah Diminta Waspada Oknum Mengaku Pengurus Ormas

DR Berita
Foto: Istimewa

KH. Ahmad Khambali, SE, MM

DRberita.com | Wakil Sekretaris BPET MUI Pusat KH. Akhmad Khambali, SE, MM mengimbau Kementerian Dalam Negeri, khususnya Pemerintahan Kota Medan c.q Kesbangpol Linmas agar menginventaris dan memvalidasi kepengurusan ormas-ormas yang ada di wilayahnya.

Imbauan ini agar tidak salah dalam komunikasi dan informasi terkait sosial kemasyaraatan.

Baca Juga:Kabareskrim Polri Perintahkan Jajaran Sikat Habis Pinjol Bodong

"Di Kota Medan sering sekali kepengurusan ormasnya sudah ganti pengurus namun setiap ada hajat keormasan kadang yang diundang adalah pengurus yang sudah tidak menjabat lagi. Ini sangat membahayakan bagi sendi-sendi kehidupan bagi masing-masinh ormas," kata Kyai Khambali dalam keterangan tertulis, Kamis 17 Juni 2021.


Kyai Khambali melanjutkan, apalagi dengan situasi sosial kemasyarakatan saat ini yang harus penuh kewaspadaan dan Kehati-hatian, ditambahkan lagi baru launching RAN-PE 2021.

Baca Juga:Syahdan: Tidak Ada Istilah Pelaksana Tugas di Bank Sumut

Ketua Umum Gema Santri Nusa, dan Ketua Federasi RTMM Gartek K-Sarbumusi NU ini juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada oknum yang mengaku-ngaku pengurus ormas tertentu yang tujuannya negatif. Apalagi Pemerintah ataupun aparat keamanan setempat yang tidak pernah mengupdate data pengurus terbaru pada masing-masing ormas.


"Ini akan membahayakan bagi keberlangsungan ormas dan membuat jelek pemerintah dan aparat setempat. Artinya apa? pemerintah ataupun aparat setempat pimpinannya gak pernah peduli mengupdate pengurus ormas-ormas yang ada di wilayah kewenangannya. Jangan sampai aparat yang berwenang melaporkan pengurus ormas ke atasanya hanya "Asal Bapak Senang" saja, padahal kepengurusan ormas tersebut sudah berganti," kata Kyai Khambali.

Baca Juga:PP dan IPK Bentrok Rebutan Lahan 4 Haktare di Percut Sei Tuan

Menurut Kyai Khambali, Kota Medan kerap terjadi adanya oknum ormas yang mengaku-ngaku. Instansi terkait atau parat keamanan yang berwenang perlu ke hati-hatian dengan kepengurusan ormas disemua lini dan perlu sesering mungkin klarifikasi kepengurusan disetiap tingkatan, agar tidak salah.


Sebab, lanjut Kyai Khambali, perlu kewaspadaan super extra karena saat ini banyak oknum menjual ormas tertentu. Sedangkan pemerintah kadang kurang update data kepengurusan ormas terbarunya.


Kyai Khambali meminta Kesbangpol Linmas Kota Medan proaktif melakukan deteksi dini terhadap aktivitas oknum yang mengatasnamakan pengurus organisasi kemasyarakatan yang berpotensi merugikan. Maka dengan berkoordinasi dengan jajaran kepengurusan setingkat di atasnya untuk konfirmasi terkait kepengurusan yang terupdate.

Baca Juga:Saut Blak-blakan Bongkar Kelakuan Firli

"Pemerintah yang berwibawa manakala memikili data yang valid, faktual, terupdate dan clear, agar mengambil keputusan tidak salah," kata Kyai Khambali.

Penulis: DR Berita

Editor: admin

Sumber: Rilis