Suara Anda

Toga Sandy, Pondok Batok "Coco n Art" Yang Malang Melintang di Dunia Kreatif

DR Berita
Poto: Yudha

Toga Sandy dan pameran kreatifnya Coco n Art.

DRberita.com | Sosok kalem yang dinamis, penuh wibawa dan tegas ini sudah merintis kerajinan batok kelapa ini sejak 2012. Ayah dari dua orang putera ini yakin menggeluti dunia yang tak pernah dipikirkan orang lain akan menjadi ladang rezeki.


Bagaimana tidak, suami Yusliner ini tak geming meski usaha kerajinan rumah ini naik turun. Berkali-kali ia coba usahanya, jatuh bangun, ditipu konsumen, tak membuatnya jera.

Covid-19 yang mengantam secara nasional, membuat daya beli masyarakat pada usahanya menurun drastis. Bahkan hampir tidak ada sama sekali. Namun, begitu pemerintah menyatakan virus tersebut sudah bisa diatasi, dirinya bangkit kembali, membangun jaringan yang telah lama 'tidur'.

BACA JUGA:
Muscab IV Serentak 33 DPC Partai Demokrat di Sumut Selesai: Sesuai Amanat Ketua Umum AHY

Toga tak lelah, dalam kekosongan order yang biasanya juga mendapat pesanan dari luar kota, dirinya didapuk oleh instansi pemerintahan sebagai nara sumber dalam berbagai kegiatan pelatihan yang menyangkut industri kreatif.


"Saya tak menyerah, dan sangat yakin, bahwa usaha yang saya bangun ini, Coco n Art akan bangkit dan berkembang. Sebab, saya dan tim juga sudah merubah sistem marketingnya, agar bisa bersaing dan laku di pasar," ungkapnya di sela acara "Gebyar Kreatif Kota Medan" di Lapangan Mabar, Kecamatan Medan Deli pada Jumat 15 Juli 2022.

Toga berharap, agar instansi terkait bisa mensupport semua UKM yang ada di Kota Medan, agar tidak kehilangan pasar dan akhirnya mati.


"Harapan saya, dengan adanya kegiatan gebyar kreatif ini mampu menjadi pembuka industri rumahan dan UKM yang ada, agar kami mampu bersaing dengan yang lainnya," pungkas pria bermarga Simarmata ini.

Penulis: Yudha EL

Editor: Admin