Suara Anda

Terjebak Janji Manis, ASN Pemprovsu Lenyap Rp 200 Juta, Oknum Perwira Poldasu Terlibat

DR Berita
Iluatrasi

DRberita.com | Hampir satu tahun sudah janji jabatan tidak terbukti diterima seorang ASN Pemprovsu, yang terjebak bujuk rayu dan janji manis hingga lenyap Rp 200 juta. ASN berinisial H, yang tinggal di Kota Medan itupun tak kuasa menahan keadaan yang diterimanya.

Bukan kepalang, uang tabungan yang selama ini dikumpulkannya lenyap tak berjejak hanya karena kepercayaan pada seorang oknum perwira melati satu polisi dan relawan Eramas berinisial MDM alias MD.


Awal tertipunya H terjadi pada Oktober 2020, saat berjumpa dengan teman sekampungnya yang bertugas di Polda Sumut. Melalui perwira melati satu itu, H yang ingin naik karirnya di Pemprovsu itupun bertemu dengan MD. H pun akhirnya terbujuk rayuan dan janji manis yang katanya bisa membantu dirinya mendapatkan jabatan.

BACA JUGA
Balik dari Bareskrim, Polda Sumut Terima Laporan Relawan Bobby Nasution Diancam Bunuh

Karna percayanya dengan teman sekampung, H pun tergiur dengan ucapan sang perwira tersebut. Singkat cerita, pertemuan pun terjadi beberapa kali dengan MD dan sang perwira melati satu di kawasan Medan Johor, dan Medan Kota.

Pertemuan itupun membuat H harus menguras uang tabungannya yang selama ini dikumpulkannya. Uang itupun diberikan H secara bertahap kepada MD di depan sang perwira.


"Awalnya dia (perwira) bilang ke aku si MD bisa membantuku, dan katanya sudah banyak orang yang dibantu si MD tuk mendapatkan jabatan, dia katanya relawan eramas. Karena dia teman sekampung dan juga perwira polisi, aku pun percaya. Tak ada kwitansi titipan uang yang aku buat saat itu ke mereka berdua. Ini sekarang aku sudah macam jatuh ketimpa tangga, kawan sekampung pun tega berbuat begitu padaku. Aku telpon pun sekarang dia tak mau lagi mengangkat, kalau pun diangkatnya banyak kali cakapnya, berkilah. Malah disuruhnya aku bicara langsung ke MD," cerita H, di Jalan HM. Joni Medan, Kamis 12 Agustus 2021.

BACA JUGA:
Berkunjung ke Alwashliyah Sumut, Mantan Ketua PBNU Ingatkan Masjid Solusi Penyelesaian Covid-19

H juga mengatakan sejak Oktober 2020 hingga Agustus 2021 ini sudah lima kali pelantikan eselon 3 Pemprovsu. Namun tak juga dirinya ikut dilantik. Asal ditanya ke perwira melati satu dan MD, selalu ada jawaban yang menjanjikan.

Pelantikan pada tanggal 17 Desember 2020, 2 Maret, 29 Mei, Juni dan terakhir 9 Agustus 2021, lanjut H, tak ada namanya masuk dalam daftar pejabat eselon 3 yang dilantik.

Halaman :
Penulis: DR Berita

Editor: Admin