Suara Anda

Memutus Amunisi Gerakan Separatis di Papua

DR Berita
Foto: Istimewa

Anggota TNI-Polri yang terlibat jaringan sparatis di Papua.

DRberita.com | Negara tengah berupaya memutus jaringan penyupplay senjata dan amunisi ke kelompok gerakan sparatis di Papua. Keterlibatan oknum aparat keamanan negara pun terungkap, baik dari kepolisian maupun TNI.


Terungkapnya ini dari dua polisi di Ambon yang ditangkap yaitu Bripka Zandro Palijama dan Bripka Rommy Arwanpitu. Kini keduanya sudah ditahan di Polda Maluku.



"Iya benar mereka ditangkap terkait pengembangan kasus penjualan senjata api ke KKB di Bentuni," kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat saat dihubungi kompas.com, Minggu 21 Februari 2021.


BACA JUGA :Kontak Tembak Dengan TNI, 1 KSB Tewas di Hitadipa


Tak hanya Polri, TNI pun ikut melakukan pengembangan. Dari penyelidikan yang dilakukan, Satintel Kodam Pattimura, Maluku, mengamankan Praka Milton Sialeky, anggota Kipan B, Batalion 733/Masariku, Ambon, terkait penjualan senjata api dan amunisi.



Halaman :
Penulis: Redaksi

Editor: admin