Suara Anda

Hamdan Noor Manik: Oligarki kekuasaan era milenial di Pilkada Serentak ada 3 Calon

DR Berita
Foto: Istimewa

Hamdan Noor Manik

DRberita.com | Oligarki mulai muncul di era milenial di negeri ini, seiring dengan adanya pemilihan kepada daerah serentak 9 Desesmber 2020 mendatang. Oligarki adalah bentuk pemerintahan yang kekuasaan politiknya secara efektif dipegang oleh sekelompok elit kecil dari masyarakat.

Pengamat Sosial dan Budaya Hamdan Noor Manik mengatakan pada umumnya oligarki akan muncul dari keluarga penguasa yang sedang berkuasa. Pilkada 2020 ini, ada beberapa calon kepala daerah yang berasal dari keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan ikut dalam kontestasi pesta demokrasi.



"Pertama, Gibran Rakabuming Raka Bin Joko Widodo, salah satu calon Walikota Solo yang didukung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berpasangan dengan Teguh Prakosa," kata Hamdan Noor Manik, Minggu 26 Juli 2020.

Baca Juga: Adik Ipar Diperkosa 5 Kali Hingga Hamil 6 Bulan, Pelaku Kini Dipenjara di Polres Asahan


Kedua, kata Hamdan, Bobby Afif Nasution menantu dari anak perempuan Jokowi yang ikut bertarung di Pilkada Kota Medan 2020. Selain PDIP, Bobby Nasution juga sudah mendapat dukungan dari Partai Golkar. Kabarnya lagi Partai Gerindra juga akan mengusung Bobby yang akan bertarung dengan Akhyar Nasution Plt Wali kota Medan.

Kemudian, beredar juga kabar bahwa adik dari besan Joko Widodo yang bernama Doli Sinomba Siregar akan mendaftar menjadi calon Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan. Namun sampai saat ini belum diketahui kabar partai pendukung yang akan mengusung Doli Sinomba.



Pengaruh oligarki kekuasan, menurut Hamdan Noor Manik, sangat mempengaruhi sekema perpolitikan terutama dalam hal rekomendasi partai politik untuk mendukung calon kepala daerah, dan hal ini sudah terlihat. Koalisi pendukung partai pemerintah 2019 yang lalu berimbas terhadapa dukungan kepada trah Jokowi sehingga kader harus menelan pil pahit.

"Ketiga calon di atas adalah bentuk-bentuk oligarki kekuasaan yang muncul saat ini," ungkap mantan Wakil Sekretaris PC NU Kota Medan ini.



Hamdan Noor Manik memastikan oligarki akan berpengaruh terhadap iklim demokrasi tidak sehat pada pilkada serantak 2020.

Baca Juga: Harga Bobby Tak Semahal Akhyar di Pilkada Medan


"Interpensi dari segala lini akan mempengaruhi pelaksaan pemilihan, tidak tertutup kemungkinan itu akan dilakukan, sehingga berpengaruh pada perolehan suara nantinya," katanya.



Ketika ketiga calon tersebut terpilih, lanjut Hamdan, maka tidak tertutup kemungkinan akan berpengaruh pada perimbangan anggaran terhadap daerah yang dipimpin oleh trah Jokowi. "Terutama pengaruhnya dalam anggaran pembangun daerah yang bersumber APBN," sebutnya.


(art/drb)

Penulis: Muhammad Artam

Editor: Gambrenk