Suara Anda

Bobby Nasution Bukan Bandung Bondowoso Dalam Legenda Roro Jonggrang

DR Berita
Foto: Istimewa

Bobby Nasution

DRberita.com | 100 hari masa dinas Muhammad Bobby Afif Nasution selaku Walikota Medan, diwarnai dengan berbagai pendapat dan penilaian terhadap kinerjanya. Bertajuk evaluasi, sejumlah pihak mengapresiasi beberapa gebrakan yang telah dilakukannya.



Namun tak sedikit pula yang mengkritik bahkan memberi angka merah pada rapor prestasinya.


BACA JUGAPolitisi Demokrat Usul Polisi, Jaksa, dan Kemenkum HAM Juga TWK Seperti KPK


Alumnus Fakultas Teknik USU Baun S. Siregar menilai dari perspektif demokrasi, semua pandangan dan penilaian tersebut di atas merupakan value bagi kepemimpinan Bobby Nasution. Itu adalah cerminan perhatian dan harapan penduduk Kota Medan bagi keberhasilannya merealisasikan program-program yang ditawarkannya pada masa kampanye lalu, yang dikemas dalam bingkai "Medan Berkah".



"Namun sebaiknya semua pihak menghindari harapan yang tidak realistis. 100 hari teramat singkat untuk menyimpulkan kinerja sebuah sistem," ujar Baun di Medan, Senin 7 Juni 2021.


Terlebih, kata Baun jika mengingat bahwa APBD Kota Medan 2021 yang jadi pedoman pengelolaan kegiatan masih merupakan produk rezim terdahulu, belum sepenuhnya mengakomodir program-program unggulan yang ditawarkan Bobby Nasution.


BACA JUGAMarkas Pinjol Bodong Terdeteksi di Cemara Asri


"Saya teringat tragedi yang dialami oleh Bandung Bondowoso dalam upayanya mendapatkan cinta Roro Jonggrang. Dia dimintai syarat membangun 1.000 Candi plus 2 Sumur dalam semalam. Bandung Bondowoso bekerja keras dibantu pasukan jin yang dikerahkan oleh ayahnya," serunya.



Menurut Baun, Walikota Medan Bobby Nasution bukanlah Bandung Bondowoso.



"Kita pun hendaknya tidak menjadi Bi Sumi, tokoh yang mengumpulkan dan memerintahkan dayang-dayang untuk menumbuk lesung dan membakar jerami serta mengumpulkan ayam-ayam jago agar berkokok. Memanipulasi pagi datang lebih cepat untuk menggagalkan upaya dan kerja keras Bandung Bondowoso," tandasnya.


"Salam "Medan Berkah". Tetap patuhi Protokol Kesehatan!" tutup Baun S. Siregar.

Penulis: DR Berita

Editor: admin