Suara Anda

Anies Baswedan dan Edy Ramayadi Sebuah Keniscayaan

DR Berita
Istimewa

Tunggul CE Butarbutar

DRberita.com | Menyikapi perhelatan pemilihan presiden yang tidak lama lagi, masing-masing pendukung maupun calon sudah bersiap dan mulai bersosialisasi.


Ada yang menyodorkan dirinya melalui spanduk yang bertebaran, ada juga yang mulai membangun opini melalui media massa maupun media sosial melalui tim-tim suksesnya.

Menurut Tunggul CE Butarbutar, hal ini sangatlah lumrah. Malah rakyat sangat diuntungkan, karena rakyat punya waktu untuk melakukan penilaian terhadap para calon.

Baca Juga :LKLH Sumut Dukung Ihwan Ritonga Monitoring Limbah Covid-19 di Medan

"Rakyat akan menilai sejauh mana para calon itu telah berbuat untuk rakyat," tegas Mantan Aktivis Mahasiswa ini dalam siaran persnya, Senin 9 Agustus 2021.


Lebih lanjut, Tunggu menyampaikan bahwa komposisi pasangan capres dan cawapres harus lebih banyak disodorkan ke rakyat. Pun sebaiknya partai partai yang ada harus mulai menyodorkan komposisi itu. Sehingga didapat calon presiden dan wakil presiden yang berangkat dari aspirasi rakyat.

Tunggul mengatakan, selama ini nama yang muncul masih hanya untuk calon presiden, seperti Pak Prabowo, Pak Ganjar, Pak Anies, Mas AHY. Namun untuk pasangan (cawapres) sangat sedikit ulasan yang membahas.


"Bagaimana seandainya Pak Prabowo dipasangkan dengan Pak Anis Baswedan, atau Pak Anies Baswedan dipasangkan dengan Mas AHY, atau Pak Anies Baswedan dengan Pak Edy Ramayadi, dan lainnya, ini belum pernah ada," jelas Tunggul.

Baca Juga :Pingin Terkenal, Warga Medan Positif Covid-19 Berkeliaran di Tempat Makan

"Pak Edy Ramayadi?, Ya," jawab Tunggul.


"Sebagai putra Sumatera Utara adalah sebuah kebanggaan jika ada putra terbaik dari Sumut yang dapat berkancah di politik nasional, serta dapat berbuat yang terbaik untuk membangun NKRI ini. Oleh karenanya, pasangan Pak Anies Baswedan dan Pak Edy Ramayadi juga sebuah keniscayaan," tegas Tunggul.

"Saya yakin ekonomi Indonesia akan meroket dipimpim oleh Pak Anies Baswedan dan Pak Edy Ramayadi. Ingat.. Meroket ya, bukan Nyungsep," tutupnya.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin