Politik

Warga Sihaporas Tuding TPL Maling Tanah Adat, Komisi B Disambut Coffee Morning

DR Berita
Foto: Istimewa

Warga Sipahoras di Polres Simalungun.

DRberita.com | Kasus bentrok antarwarga Desa Sihaporas dengan PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk beberapa waktu lalu, hingga kini belum menemukan titik terang perdamaian antara kedua belah pihak.


Menurut informasi, warga Desa Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, telah mengibaratkan PT. TPL Tbk sebagai maling.



Komisi B DPRD Sumut beberapa minggu lalu berkunjung di sektor Hutana Tanaman Industri (HTI) TPL dikabarkan memanas, ketika membahas tanah ulayat dan hutan adat masyarakat Sihaporas.


Baca Juga :Penyidikan Kasus PT. PSU dan UINSU Ternyata Supervisi KPK


"Warga Sihaporas, ibarat tuan rumah yang tak mungkin berunding dengan maling (Red-PT TPL Tbk). Sihaporas sampai berdarah-darah pun main terus, demi mempertahankan haknya. Meski ada penghianatnya," kata sumber kepada wartawan, Selasa 4 Agustus 2020.



Warga Sihaporas menganggap sampai hari ini negara belum hadir dalam penyelesaian masalah yang terjadi. Satu contoh, Polres Simalungun yang telah menetapkan Humas PT. TPL Sektor Aek Nauli, Bahara Sibuea, sebagai tersangka, namun belum juga ditahan.


"Itu dia, Humas PT TPL Sektor Aek Nauli, Bahara Sibuea yang telah ditetapkan sebagai tersangka malah tidak ditahan hanya dengan alasan Covid. Tidak masuk akal," bebernya.



Halaman :
Editor: Gambrenk

Sumber: Pers Rilis