Politik

Wakil Ketua DPRD Medan Protes Rehab Gedung Museum Sumut

DR Berita
Foto: Muhammad Artam

Titi persis di simpang jalan lampu merah Jalan HM Joni Medan.

DRberita.com | Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga memerotes rehab gedung Museum Negeri Sumatera Utara (Sumut) di Jalan HM. Joni, Medan, yang terkesan pelaksanaannya dipaksakan tanpa memperdulikan tata ruang Kota Medan.


"Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, sepertinya sor-sor sendiri mengerjakan reheb gedung itu, mereka tidak mengidahkan tata ruang Kota Medan, pantasan hujan kemarin itu kondisi jalan di hm. joni langsung digenangi air," cetus Ihwan melalui telepon, Kamis 15 Oktober 2020.



Menurut Ihwan, drainase depan gedung Museum Negeri Sumut yang selama ini menjadi jalur primer air di kawasan Jalan HM. Joni, sangat berpontensi banjir jika hujan turun dikarenakan adanya pengerjaan penambahan titi untuk akses masuk ke museum.


Baca Juga :Wakil Ketua DPRD Ingatkan Pemko Medan Bongkar Tembok Ilegal di STTC Belawan


"Apa tidak salah penambahan titi itu yang mereka buat, satu titi persis di persimpangan jalan lampu merah. Jelas potensi kemacetan lalu lintas akan bertambah. Kan lebih baik meraka buka pintu satu lagi dari jalan di sebelah gedung, yang mengarah ke Stadion teladan. Mungkin itu lebih baik, dan tidak terganggu drainase di Jalan HM. Joni," sebutnya.


Ihwan berharap, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengevaluasi OPD terkait dan pihak pelaksana rehab Museum Negeri Sumut yang terkesan tidak memperhatikan tata ruang Kota Medan.



"Mudah-mudah pak gubernur mengetahui kondisi pengerjaan rehab museum ini, dan membongkar titi yang ditambah persis di persimpangan jalan lampu merah itu, agar tidak terjadi kemacetan panjang nantinya di situ," katanya.


Baca Juga :Kejatisu Periksa 3 Pejabat BTN Medan


Proyek rehab gedung Museum Negeri Sumut, di Jalan HM. Joni, Medan, diketahui bersumber dari APBD Sumut tahun 2020 senilai Rp 3,2 miliar. Di lokasi pengerjaan proyek juga tidak terlihat plank pengumuman pelaksaan pekerjaannya.




art/drb

Penulis: Muhammad Artam

Editor: Gmbrenk