Politik

SPMI Dukung ProDEM Gugat Perpu 1 Tahun 2020 Yang Telah Jadi UU ke MK

DR Berita
ilustrasi

DRberita.com | Serikat Pekerja Migran Indonesia (SPMI) mendukung rencana ratusan aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) menggugat Perpu Nomor 1 tahun 2020 yang telah disahkan beberapa waktu lalu oleh DPR RI menjadi undang-undang.

"Langkah yang dilakukaan para aktivis ProDEM sudah tepat, sebab undang-undang itu justru akan melindungi para pengemplang uang rakyat. Dalam undnag-undang itu berpotensi membuat penyelenggara negara kebal hukum (Moral Hazard), penyalahgunaan kekuasaan (Abause Of Power) oleh eksekutif," kata Sekjen SPMI Nicho Silalahi dalam keterangan pers, Rabu 20 Mei 2020.

SPMI akan berperan aktif bersama teman-teman untuk terlibat dalam merumuskan materi-materi gugatan ProDEM ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga: PGK Sumut: Tangkap Rekanan Pengadaan Sembako Covid-19

"Bayangkan saja rakyat bersusah payah membayar pajak, bahkan harus merelakan diri meninggalkan tanah air menjadi Pekerja Migran Indonesia, yang dengan tulus menjadi sukarelawan untuk mendulang mata uang asing buat dikirim ke negara kita, sehingga kiriman mata uang asing itu menjadi devisa negara untuk menggerakan ekonomi bangsa. Tapi dengan hadirnya UU ini malah akan membuat para penyelenggara negara sesuka hatinya untuk menghamburkan uang dan berpotensi menjadi ajang bancakan mereke. Mereka bisa menjadi lebih leluasa menghamburkan uang negara jika UU ini dibiarkan, dan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) tidak rela uangnya diberikan ke negri ini menjadi bancakan mereka," tutur Nicho.


Atas dasar itulah maka undang-undang tersebut harus dilawan bersama-sama dan apapun resikonya SPMI siap menghadapinya. Bagi SPMI, lanjut Nicho, memperjuangkan hak orang banyak itu sebuah kemuliaan yang didapatkan.

Baca Juga: Melalui Bank Sumut, Penyaluran BLT Dana Desa di Kabupaten Dairi Berjalan Lancar

"Untuk itu SPMI mengajak seluruh Rakyat Indonesia agar besama-sama berdoa dan menolak UU tersebut. Jika kita tidak menolaknya, maka kekuasaan akan semakin sewenang-wenang menghamburkan uang rakyat. Dan disinyalir menjadi bancakan para elit tanpa harus dipertanggungjawabkan," terangnya.

Nicho meminta para aktivis ProDEM tetap semangat dan berjuang bersama rakyat. Jangan pernah kendurkan semangat juang, sebab di luar sana ada ratusan juta rakyat yang mendukung.

"Saya tegaskan lagi bahwa SPMI siap bersama teman-teman ProDEM melawan setiap kebijakan dan regulasi yang menghianati rakyat," kata Nicho. (art/drb)


Editor: Bornok

Sumber: Pers Rilis