Politik

Komisi II DPRD Medan "Serang" RSUD dr. Pirngadi, Panjaitan: Idealnya 300 Orang

DR Berita
Foto: Istimewa

RSUD dr. Pirngadi Medan

DRberita.com | Komisi II DPRD Medan memanggil semua mitra kerja dalam rapat dengar pendapat. Mulai masalah sosial hingga kesehatan pun dipertanyakan. Tak ayal, RSUD dr. Pirngadi Medan pun kena "serang" dewan.


Wakil Ketua Komisi II DPRD Medan Sudari mempertanyakan program kerja RSUD dr. Pirngadi yang dinilai masih perlu peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.



Image rumah sakit miliki Pemko Medan, kata Sudari masih kurang baik di mata masyarakat.


BACA JUGAPPDB Dinas Pendidikan Sumut Kacau, Lebih Parah dari Tahun Lalu


"Sebagai contoh, saya sudah ada enam orang minta bantu dirunjuk ke rumah sakit, namun ketika saya menawarkan rumah sakit Pirngadi, warga langsung menolak dengan alasan pelayanan dan penanganan kurang baik, banyak pasien yang berobat merasa kecewa," katanya.


Masalah pasien unregister yang tidak memiliki Kartu BPJS Kesehatan di kota Medan pun dipertanyakan.


BACA JUGABambang Pardede Ucap Terima Kasih, Tapi Bungkam Berapa Panjang Jalan di Sei Kepayang


Anggota Komisi II Haris Kelana Damanik mengaku mendapat laporan adanya keluarga pasien yang dimintai sejumlah uang sebagai jaminan sebesar Rp 18 juta oleh pihak rumah sakit.



Sementara pasien adalah orang susah atau miskin dengan kelengkapan administrasi yang kacau. Haris pun mempertegas apa saja syarat untuk mendapatkan pelayanan unregister di rumah sakit pirngadi.


BACA JUGADugaan Korupsi BOT, Kombes John: Saya cek dulu iya


Ia pun meminta persyaratan pasien unregister dipasang di papan pengumuman agar masyarakat dapat mengetahui.



"Apalagi program unregister milik RSUD dr. Pirngadi Medan ini masih banyak warga yang belum mengetahuinya, kecuali program BPJS Kesehatan," ujarnya.



Dirut RSUD dr. Pirngadi Medan Suryadi Panjaitan menjelaskan untuk pelayanan di rumah sakit sudah berjalan maksimal meskipun masih ada yang belum mampu mereka selesaikan. Apalagi menyangkut masalah pelayanan kepada masyarakat tentunya masih ada kekurangan.


Halaman :
Penulis: DR Berita

Editor: admin