Politik

Kemelut Dosen, Parulian Siregar: UINSU Makin Bobrok Dipimpin Prof. Syahrin Harahap

DR Berita
POTO: Uli Nasution

Parulian Siregar

DRberita.com | Kasus calon dosen tetap non PNS BLU Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) semakin hangat diikuti. Dimana dalam persyaratan umum dan khusus, pada poin 4, persyaratan umum batas usia pelamar, maksimal 50 tahun saat mendaftar.


Ternyata diduga tiga orang calon dosen (Cados) tetap non PNS Badan Layanan Umum (BLU) UINSU melanggar batas usia yang dimaksudkan poin tersebut.

Demikian disampaikan alumni IAIN waktu itu, Parulian Siregar pada wartawan, Selasa 7 Desember 2021, sesaat sebelum bertolak ke Jakarta.

BACA JUGA:
Listrik Padam, Belasan Pemuda Bandar Pulau Datangi Kantor PLN Aek Kanopan

Parulian yang juga Sekretaris GP Ansor Sumut periode 2014-2019, sesaat sebelum berangkat ke Jakarta guna menyampaikan dugaan bobroknya kondisi UINSU di bawah kepemimpinan Prof. Syahrin Harahap sebagai rektor pada Menteri Agama memastikan, kalau selain masalah ini, ada masalah lainnya terkait seleksi cados di UINSU tersebut.


"Selain ini, ada masalah lain, di antaranya ada peserta tidak lulus seleksi administrasi, namun bisa lulus sampai ke tahap wawancara," ujarnya, sembari menambahkan ada yang tidak lulus administrasi, namun lulus sebagai Cados BLU UINSU.

Masih menurut Parulian, ada dugaan kelulusan para cados tersebut tidak melewati proses profesional. Namun, karena kedekatan dan dugaan permainan uang.

BACA JUGA:
Meski Lamban, Ombudsman Tetap Apresiasi Langkah Kapolda Sumut

"Aneh mamang UINSU di bawah kepemimpinan Syahrin Harahap. Dari dugaan persoalan plagiasi, jual beli jabatan, fee proyek, serta persoalan tali air dan bantal (Taliban) atau perselingkuhan. Kapan kampus ini jadi barometer keilmuan, dan nilai keagamaan, khususnya di Sumut," tandasnya.

Penulis: ULI NASUTION

Editor: Admin