Politik

Jokowi Restui Revisi UU ITE: Pasal 27, 28, 29, dan 36

DR Berita
Foto: Istimewa

Mahfud MD

DRberita.com | Rencana revisi Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) telah mendapat restu dari Presiden Jokowi. Revisi undang undang tersebut menjadi agenda jangka pendek pemerintah untuk memperbaiki aturan hukum di dunia digital.


Sedangkan jangka panjang, pemerintah berencana membuat Omnibus Law di bidang elektronik.



Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan revisi UU ITE akan dilakukan secara terbatas.

BACA JUGA :Setelah Dampingi Uno, Gubsu Makan Siang Dengan UAS di Rumah Dinas

"Revisi terhadap UU ITE akan dilakukan yang menyangkut substansi saja," ujar Mahfud dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Polhukam yang disiarkan di Youtube Channel Kemenko Polhukam, Selasa 8 Juni 2021.


Mahfud menyatakan, ada empat pasal yang akan direvisi. Revisi untuk menghilangkan multitafsir atas pemberlakuan pasal yang sering disebut dengan pasal karet.



"Ada 4 pasal yang akan direvisi, yaitu pasal 27, pasal 28, pasal 29, dan pasal 36. Ditambah satu pasal, pasal 45 C," ungkap Mahfud.



Pasal-pasal tersebut, kata Mahfud, kerap diminta publik untuk segera direvisi. Sebab, sejumlah pasal menimbulkan diskriminasi dalam penerapannya.

BACA JUGA :Komisi II DPRD Medan "Serang" RSUD dr. Pirngadi, Panjaitan: Idealnya 300 Orang
BACA JUGA :PPDB Dinas Pendidikan Sumut Kacau, Lebih Parah dari Tahun Lalu

Mahfud pun menerangkan, revisi terbatas mencakup enam masalah yang terkandung dalam UU ITE di antaranya soal ujaran kebencian akan diperjelas sehingga tidak multitafsir.


Misalnya, Mahfud mencontohkan, frasa mendistribusikan dengan maksud diketahui umum artinya. Jika mendistribusikan informasi di kalangan sendiri dan bersifat pribadi tidak bisa dikatakan sebagai pencemaran. Juga tidak bisa dikatakan sebagai fitnah.



"Sehingga revisinya itu secara substansi menambah kalimat, memperjelas maksud dari istilah-istilah yang ada di undang undang itu," tegasnya.


Halaman :
Penulis: DR Berita

Editor: admin