Politik

Jelang Muktamar, PW NU Sumut Bermain Dua Kaki

DR Berita
Istimewa

SAS & SY

DRberita.com | Ada yang menarik dari perhelatan Muktamar NU yang akan berlangsung di Lampung, 23 hingga 26 Desember mendatang. PW NU Sumut ternyata mendukung kedua kandidat SAS dan YS.


Di mana PW NU Sumut pernah menegaskan melalui Takorwil PW NU 2019 memberikan dukungan pada SAS untuk kembali memimpin NU lima tahun mendatang, faktanya ada pengurus NU Sumut yang terlibat langsung dalam kedua tim sukses.

Baik di tim Said Aqil Sirot (SAS) maupun di timnya Yahya Staqult (YS).

Informasi diperoleh menyebutkan, nama Adlin Damanik resmi menjadi Jetua Tim pemenangan SAS. Sementara Marahalim Harahap yang juga pengurus teras PW NU Sumut terlibat langsung dalam proses pemenangan YS.

BACA JUGA:
Gugatan Sudah Kadaluwarsa: Pihak KSP Moeldoko Tidak Bisa Penuhi Syarat Formil

Satu hal yang menarik perhatiaan sekaligus membingungkan, di saat tim pemenangan SAS melakukan sosialisasi ke PC NU se Sumut, ternyata Marahalim Harahap dikabarkan sudah memboyong 33 Pengurus Cabang NU menghadap ke tim YS. Terdiri dari dua gelombang.


Gelombang pertama ada 18 cabang, dan gelombang kedua ada 15 cabang.


Informasi diperoleh lainnya, kedua tim mengakui giat tersebut memperoleh izin dari Ketua PW NU Sumut Syahrial Tambunan.


Ketika dikonfirmasi kepada Sekretaris PW NU Sumut M. Hatta Siregar beberapa waktu sebelumnya Hatta memastikan aksi Marahalim Harahap menggiring cabang adalah tindakan pribadi, dan bukan atas nama PW NU Sumut.

BACA JUGA:
Spanduk Binaan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri Resahkan Warga Medan

Sayangnya, hingga kini PW NU Sumut secara kelembagaan tidak pernah memberikan teguran secara tertulis maupun tindakan lainnya kepada Marahalim Harahap atas pembangkangannya dari putusan PW NU Sumut.

Hal ini semakin menguatkan opini di kalangan warga Nahdlatul Ulama di Sumut, bahwa Muktamar kali ini PW NU Sumut bermain dua kaki.


Salah seorang warga NU yang tidak ingin namanya dituliskan, memuji sikap PW NU Sumut. Sikap itu dinilainya sudah tepat dengan mendukung kedua kandidat. Karena keduanya adalah kader terbaik NU.

Penulis: Uli Nasution

Editor: Admin