Politik

Gunakan Helikopter Polda Sumut, Edy Tinjau Lokasi Longsor PLTA Batang Toru Tapsel

DR Berita
Foto: Istimewa

Gubsu Edy berangkat ke lokasi longsor PLTA Batang Toru bersama Pangdam I Bukit Barisan, Majen TNI Hasanuddin, Kapolda Sumut Irjen Pol. Panca Putra, dan Kabinda Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana.

DRberita.com-TAPSEL | Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meninjau lokasi longsor di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel) dengan menggunakan Helikopter milik Polda Sumut.


Edy berangkat ke lokasi longsor PLTA Batang Toru bersama Pangdam I Bukit Barisan, Majen TNI Hasanuddin, Kapolda Sumut Irjen Pol. Panca Putra, dan Kabinda Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana.


BACA JUGA :Nona Baby Cantikha Raih Perak Kejurda Tinju Junior Youth Piala Danpomdam


"Begitu mendengar ada bencana longsor di PLTA Batang Toru di Desa Marancar Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, saya bersama jajaran Forkopimda langsung gerak cepat menuju lokasi. Gak ada istilah menunggu lagi, bersama tim dari Forkopimda Sumut, saya langsung memimpin pencarian korban secara optimal dan terpadu," ucap Gubsu Edy Rahmayadi, Minggu 2 Mei 2021.



"Saya juga sudah meminta kepada Unsur terkait BPBD agar bersinergi dalam melakukan penyelamatan serts terus berjaga karena lokasi bencana saat ini masih rawan," sambungnya.


Edy juga memberikan semangat kepada semua tim bencana Sumut untuk bekerjasama membantu korban longsor proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru.


"Ayo semangat kita semuanya, meskipun dalam kondisi berpuasa, apa yang kita lakukan hari ini insya Allah akan berbuah pahala, mudah-mudahan Allah SWT memudahkan langkah perjuangan kita. Saya turut berduka mendengar kabar ini, mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujar Edy.



Diketahui, longsor terjadi di kawasan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Kamis 29 April 2021 malam. Akibat longsor itu, tiga orang tewas akibat tertimbun material longsor.


Longsor terjadi berawal dari banjir lumpur setinggi 50 centimeter terjadi di jalan R17 K4+100 Bridge 6, akibat hujan lebat yang mengguyur lokasi sejak siang hari sekira pukul 16.00 WIB.


BACA JUGA :Bertahun Jalan di Medan Polonia Hancur Karena Sampah


Sekitar pukul 18.20 terjadi bencana longsor yang langsung menimpa dan menggulung kenderaan milik proyek dan terus meluncur dan menyapu bersih sebuah warung kopi yang tepat berada di bawahnya.






Penulis: Muhammad Artam

Editor: admin