Politik

Gubsu Marah, Irman: Petugas dan Penyedia Sembako Tidak Jujur

DR Berita
drberita

Gubsu Edy Rahmayadi.

DRberita.com | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi marah dengan kinerja para petugas dan penyedia bahan sembako untuk warga miskin yang terdampak Virus Corona (Covid-19).

Kemarahan Edy disampaikannya melalui Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumatera Utara Irman Oemar, Selasa 19 Mei 2020, malam sekira pukul 22.00 WIB.

Baca Juga: Tuntut THR, Ratusan Buruh PT. Ambacido Unjuk Rasa Depan Kantor

"Bapak Gubsu mempunyai komitmen kuat dan kerap mengingatkan jangan dikurangi kualitas dan kuantitasnya (Sembako), ya marah, tidak jujur katanya penyedia," kata Irman.

Kata Irman, Gubsu mengingatkan agar bantuan sembako dipercepat penyalurannya. "Pak Gubernur meminta anggota GTPP Covid-19 Sumut yang ditunjuk menyiapkan sembako harus berkualitas dan kuantitas," katanya.

Baca Juga: 14 Karyawan Positif Corona, Swalayan Brastagi Medan Akan Ditutup

"Jika ada yang tidak sesuai agar segera dikembalikan kepada penyedia, untuk disesuaikan dengan standarnya," sambung Kepala Badan Litbang Sumut ini.


Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menyalurkan sembako kepada 1.321.426 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 33 kabupaten dan kota. Bantuan sosial tersebut bersumber dari refocusing anggaran APBD Sumut sebesar Rp 300 miliar.

Jaring Pengaman Sosial (JPS) ini untuk membantu warga miskin yang membutuhkan sesuai dengan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). "Ini juga untuk memastikan bantuan tepat sasaran sekaligus memvalidasi data," katanya.

Penyaluran sembako ke warga miskin terdampak Covid-19 ini direncanakan telah terlaksana sebelum hari raya Idul Fitri.

"Sesuai arahan Pak Gubernur, seluruh bantuan sembako diharapkan sudah disalurkan ke daerah kabupaten kota sebelum lebaran idul fitri, semoga lancar dan sama-sama kita awasi penyalurannya agar tepat sasaran," kata Irman. (art/drb)


Editor: Gambrenk

Sumber: Pers Rilis