Politik

Gubsu Diminta Copot Pejabat PDAM Pembuat Catat Meter Air Sistem Android

DR Berita
Foto: Muhammad Artam

Tugu air PDAM Tirtanadi

DRberita.com-MEDAN | Mantan Sekretaris PC HIMMAH Medan Asril Hasibuan meminta Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mencopot pejabat PDAM Tirtanadi yang membuat aturana pencatatan meteran air pelanggan dengan menggunakan smartphone android.


"Ide pencatatan meteran air pelanggan dengan sistem android itu, ide orang gila yang menyengsarakan masyarakat, Gubsu harus evaluasi pejabat PDAM itu, bila perlu dicopot orang yang punya ide itu dari jabatannya, agar dirasakannya juga sengsara masyarakat yang membayar air dengan lonjakan harga luar biasa mencapai puluhan juta rupiah," ujar Asril, Selasa 4 Mei 2021.


BACA JUGA :Nek Halimah Menangis di Kantor Ombudsman, Kadis PKP2R Medan Ingkar Janji


Asri juga meminta Kapolda Sumut Irjen Pol. Panca Putra untuk mengusut dugaan pungutan liar (Pungli) dari pembayaran air dengan sistem android.



"Sangat banyak mungkin masyarakat pelanggan PDAM Tirtanadi mengalami pembayaran yang melonjak akibat sistem android yang belum lulus uji kualitas itu, namun warga tidak mau komplen. Nah, selisih dari lonjakan pembayaran itu perlu diusut Polda Sumut, itu kan masuk kategori pungli," kata Asril.


Halaman :
Penulis: Muhammad Artam

Editor: admin