Politik

Golkar Labuhanbatu Bikin Malu Ketua Golkar Sumut

DR Berita
Foto: Istimewa

Musa Rajekshah, Ketua DPD Partai Golkar Sumut.

DRberita.com-LABUHANBATU | DPRD Kabupaten Labuhanbatu menggelar sidang paripurna pengumuman hasil penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih tahun 2020 hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU), Rabu 5 Mei 2021.


Sidang yang berjalan diwarnai oleh interupsi dan aksi walk out (WO) dari Fraksi Partai Golkar Labuhanbatu, untuk menunda pengumuman hasil penetapan tersebut.


BACA JUGA :Terkait Walikota Tanjungbalai, KPK Cegah Wakil Ketua DPR, AGL, dan AS ke Luar Negeri


Lalu, apa tanggapan dari kader Partai Golkar terkait langkah Fraksi Partai Golkar Labuhanbatu tersebut?



"Sikap Fraksi Golkar Labuhanbatu itu sudah membuat malu partai. Buat malu Ketua Golkar Labuhanbatu, dan juga Ketua Golkar Sumut," kata Samsir Pohan, kader Partai Golkar, di Medan, Kamis 6 Mei 2021.


Mantan Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Sumut itu menilai langkah WO Fraksi Golkar DPRD Labuhanbatu seperti itu menunjukan ketidakpahaman mereka tentang peraturan.


"Ini namanya kesalahan fatal. Mereka itu apa tidak paham aturan? dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015, DPRD diwajibkan untuk mengumumkan pasangan calon terpilih yang telah ditetapkan oleh KPUD, maksimal 5 hari setelah menerima salinan putusan," ujar Ketum Badko HMI Sumut 2008-2012 tersebut.



Samsir mengingatkan para kader golkar yang ada di Fraksi Golkar DPRD Labuhanbatu, bahwa Wakil Bupati Labuhanbatu terpilih Elya Rosa adalah kader Partai Golkar.


"Kawan-kawan di Fraksi Golkar Labuhanbatu juga jangan lupa, Bu Elya Rosa Wakil Bupati terpilih itu kan kader Golkar juga. Kenapa dihalang-halangi? Jangan baper lah. Jangan sampai ditegur Pak Ijek loh kawan-kawan," ujar Samsir.


BACA JUGA :Kasus Walikota Tanjungbalai, LIPPSU: Ada Oknum Bangun Opini Ketua Golkar Sumut Terlibat


Seperti diketahui, Ketua Golkar Sumut Musa Rajekshah pernah menyampaikan pengakuan terhadap kader yang maju dari luar Partai Golkar di Pilkada. "Saya harapkan Partai Golkar tidak pecah dengan adanya dua calon, dari provinsi kami mengakui bahwa dua-duanya ini adalah kader terbaik," ujar Musa Rajekshah, Jumat 4 Desember 2020.


Penulis: DR Berita

Editor: admin

Sumber: Rilis