Politik

Gerindra Nilai Pemko Medan Tidak Tegas

DR Berita
Muhammad Artan

Kantor Walikota Medan

DRberita.com | Pemerintah Kota Medan dinilai tak mampu bersikap tegas dan tidak memiliki konsep yang jelas dalam tata ruang kota, ruang terbuka hijau, dan fasilitas umum sosial di kawasan permukiman.


Lampu jalan dan taman kota pun kurang pengawasan yang maksimal. Begitu juga pemeliharaan dan pembangunan infrastruktur, baik jalan, jembatan, selokan maupun drainase. Padahal biaya pemeliharaan terhadap itu semua ada.

Hal itu dibacakan juru bicara Fraksi Partai Gerindra Dame Duma Sari Hutagalung dalam rapat pandangan fraksi terhadap Ranperda tentang P.APBD kota Medan tahun 2021, di ruang Paripurna DPRD Kota Medan, Senin 27 September 2021.

BACA JUGA:
Kabinda Sumut Brigjen Asep Pimpin Penyuntikan Vaksin Dosis 2 Untuk 5 Ribu Warga Binjai

Fraksi Gerindra berharap pencapaian prioritas pembangunan Kota Medan memerlukan adanya koordinasi dari seluruh pemangku kepentingan, melalui pengintegrasian prioritas nasional, program prioritas, dan kegiatan prioritas yang dilaksanakan dengan berbasis ke wilayahan.

Sesuai dengan nota keuangan yang termaktub dalam rancangan peraturan daerah tentang P.APBD tahun 2021, secara umum dari segi pendapatan daerah tahun anggaran 2021 setelah perubahan diproyeksikan sebesar Rp 5,2 triliun. Belanja daerah diperkirakan Rp 5,7 triliun lebih, dimana secara umum keseluruhan belanja daerah di prioritaskan pada perbaikan infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya penanganan pandemi. Mengatasi masalah banjir, pelayanan kebersihan, dan pengembangan usaha kecil mikro dan menengah.


Guna menutupi defisit belanja daerah maka ditetapkan perkiraan pembiayaan daerah yaitu pembiayaan penerimaan sebesar Rp 622 miliar lebih, dan pembiayaan pengeluaran sebesar Rp 100 miliar. Dengan netto pembiayaan dalam P.APBD TA 2021 diproyeksikan sebesar Rp 522 miliar lebih.

BACA JUGA:
Ketua DPRD Labura Dituding Pambohong

Penulis: DR Berita

Editor: Admin