Politik

Gawat, Rumah Sakit Covid-19 di Medan Penuh

DR Berita
Foto: Ilustrasi

Rumah Sakit Pusat Haji Adam Malik

DRberita.com-MEDAN | Jumlah pasien Covid-19 di Sumatera Utara mengalami peningkatan signifikan hingga rumah sakit menjadi kewalahan. Saat ini hampir seluruh rumah sakit rujukan di Kota Medan kehabisan tempat tidur.


Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19 dengan rumah sakit se-Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Selasa 4 Mei 2021.


BACA JUGA :Anggota DPRD Sumut Ditangkap Kasus Korupsi Cetak Sawah di Dairi


Dalam rapat yang dipimpin Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, sejumlah direktur rumah sakit memaparkan kendala dalam penanganan pasien Covid-19 yang terus mengalami peningkatan.



Direktur Operasional Rumah Sakit Murni Teguh Medan, dr. Jong Khai mengatakan, meningkatnya jumlah pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan membuat pihaknya tidak lagi mampu menampungnya sehingga harus dirujuk ke rumah sakit lain. Namun permasalahan muncul karena hampir semua rumah sakit di Medan yang merawat pasien Covid juga kehabisan ruangan.


"Kapasitas kita cuma 64 bed, kasus semakin meningkat jadi banyak pasien Covid yang perlu perawatan, nggak tertampung. Sementara kita mau merujuk kesulitan, karena semua rumah sakit yang merawat pasien Covid penuh," ungkapnya.


Ia menuturkan, pada Januari 2021 pihaknya merawat 230 pasien Covid, Februari 171 pasien, Maret 182 pasien, dan April meningkat hingga 242 pasien.



Dari data tersebut, persentase kematian cukup tinggi, yakni 11 persen pada Januari, Februari 15 persen dan pada April persentase kematian sangat tinggi mencapai 20 persen.


Halaman :
Penulis: DR Berita

Editor: admin

Sumber: Rilis