Politik

DKSU Sudah Siapkan Draf Pergub Untuk Kelola Tapian Daya

DR Berita
Foto: Istimewa

Ketum DKSU Baharuddin Saputra.

DRberita.com | Saat ini momentum tepat untuk UPT Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) berkantor di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) untuk menghidupkan kembali Tapian Daya.


"Sejarah mencatat bahwa Gubernur Sumut Marah Halim Harahap di tahun 70-an meresmikan Tapian Daya (Taman Impian Kebudayaan Sumatera Utara), kepindahan TBSU semoga dapat menghidupkan kembali fungsi Tapian Daya yang dulu digagas sejumlah jurnalis dan seniman, di antaranya Alm. Burhan Piliang dan Alm. Zakaria M.Passe," ungkap Ketua Umum Dewan Kesenian Sumatera Utara (DKSU) Baharuddin Saputra, melalui siaran pers, Selasa 22 September 2020.



Dalam diskusinya dengan pimpinan TBSU Rahmad Hadi Saputra Harahap diharapkan membawa angin segar perubahan. DKSU, Baharuddin, mendukung sepenuhnya Pemprov Sumut memberikan kepercayaan penuh kepada UPT TBSU untuk menghidupkan kembali Tapian Daya yang kini menjadi Arena PRSU.


Baca Juga :Prajurit TNI Temukan Amunis dan Sparepart Senjata di Perbatasan


Baharuddin yakin ke depan bila TBSU sepenuhnya dipercaya mengelola dan memberdayakan Tapian Daya maka nuansa kemajuan dunia Kesenian akan terlihat progres kemajuannya untuk lebih baik.


Rahmad Hadi Saputra Harahap terlihat obsesi untuk menggapai kemajuan yang signifikan, dibutuhkan waktu untuk memulainya dengan konsep yang modern. Perlahan infrastruktur di sana harus dibangun bertahap, untuk mewujudkan impian berdirinya gedung kesenian yang refresentatif dan bisa mengakomodir seluruh aktifitas seniman menampilkan karya-karyanya.



Saat ini DKSU telah menyiapkan draf Pergub untuk dijadikan payung hukum yang dapat memberikan jaminan untuk bisa mengembangkan aktifitas dan dapat mengelola anggaran secara mandiri.


"Jadi DKSU sebagai mitra kerja Gubsu secara regulasi sedang melengkapi keperluan untuk melahirkan payung hukumnya. Tidak benar kalau ada segelintir orang yang mengaku seniman lalu menjustis seolah DKSU tidak bekerja. Mereka, saya anggap tidak memahami keberadaan DKSU, sebaiknya jangan asal bicara," tegas Baharuddin.


Baca Juga :Kolonel Waris Buka Uji Siap Tempur Prajurit di Blitar


Terkait dengan aksi sejumlah pekerja seni yang melakukan aksi reportoar di gerbang TBSU Jalan Perintis Kemerdekaan, menurutnya itu hal wajar sebagai ungkapan aksi menyampaikan aspirasi.



"Boleh-boleh saja, yang penting disadari bahwa kenyataan TBSU secara administrasi sudah pindah ke arena PRSU, artinya gedung TBSU diserahkan kepada pihak Pemko Medan untuk mengambil kebijakan. Harapan bersama tentu tetap dijadikan arena pengembangan kesenian yang baik," jelas Baharuddin Saputra.



art/drb

Penulis: Muhammad Artam

Editor: Gmbrenk