Politik

Dirut PDAM Tirtanadi Kabir Bedi Sulit Ditemui

DR Berita
Foto: Muhammad Artam

Kantor PDAM Tirtanadi


DRberita.com | Pasca pemecatan 2 direksi, per 10 Juni 2021, Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtanadi Kabir Bedi sangat sulit ditemui di kantornya. Bedi sepertinya menutup diri menjelaskan pemecatan teman sejawatnya.


Selasa 15 Juni 2021, DRberita yang mencoba bertemu dengan Dirut PDAM Tirtanadi Kabir Bedi di kantornya tidak berhasil. Ia dikatakan oleh petugas keamanan lagi tidak bisa dijumpai.



"Kata bapak (Dirut PDAM Tirtanadi) lain waktu saja. Bapak lagi sibuk," ucap seorang satpam.



Baca Juga:Walikota Tanjungbalai Diperiksa Untuk Tersangka Penyidik KPK


Melalui pesan whatsapp Kabir Bedi pun tak mau menjawab. Malah telepon dan whatsapp Kabir Bedi bernomor 08153064640 telah memblokir pesan yang masuk.


Padahal, pertanyaan yang mau disampaikan ke Dirut Kabir Bedi hanya soal BOT PDAM Tirtanadi dengan PT. TLM yang 400 liter per detik, akan tetapi PDAM Tirtanadi membayar 900 liter per detik. Sementara, BOT 500 liter per detik akan berakhir pada tahun 2026.


Baca Juga:Pasar Aksara Medan Dibangun 859 Kios Dengan Konsep Gedung Hijau Untuk Pedagang Tradisional


Kabir Bedi sebagai Dirut PDAM Tirtanadi saat ini harus bisa menjelaskan BOT air minum 400 liter per detik, akan tetapi pembayaran 900 liter per detik.


Karena hal inilah yang menjadi bahan yang lagi diselidiki Tipikor Polda Sumut sejak temuan BPK RI tahun 2018, saat jabatan Direktur Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol. Rony Samtana.


Baca Juga:Terungkap, KPK Tak Miliki Salinan Data Hasil TWK Pegawai



Diketahui, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memecat 2 direksi PDAM Tirtanadi. Surat keputusan (SK) pemecatan tertanggal 10 Juni 2021.


Kedua direksi PDAM Tirtanadi yang dipecat Gubsu Edy Rahmayadi yaitu Joni Mulyadi direktur air bersih dan Feby Melani direktur kauangan.

Penulis: Muhammad Artam

Editor: admin