Politik

Demokrat Punya AHY, Moeldoko Didukung 35 DPC Abal-abal

DR Berita
Foto: Istimewa

DPD Partai Demokrta Sumut

DRberita.com | Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara Herri Zulkarnain didampingi semua kader memastikan pihaknya tak mengakui Kongres Luar Biasa (KLB) versi Moeldoko karena hanya didukung 35 DPC abal-abal. Partai Demokrat tetap satu, tegak lurus dari DPC-DPD hingga DPP.


"Itu KLB versi Moeldoko di Sibolangit tidak sah, tidak dihadiri oleh pemilik hak suara yang sah yaitu Ketua DPD, DPC dan Sayap Partai yang sah sesuai hasil Kongres ke-V. Jadi kami anggap itu KLB abal-abal," kata Herri kepada wartawan di Medan, Sabtu 6 Maret 2021.



"KLB abal abal, karena tidak sesuai AD/ART partai, tidak dihadiri pemilik suara yang sah. Masak ketua terpilih orang luar pula. Kan abal abal?," sambungnya.


BACA JUGA :Gubsu Resmikan Masjid Al Hamdy di Lahan Eks HGU PTPN2


Herri yang didampingi Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut, Meilizar Latif dan sejumlah pengurus lainnya akan melawan hasil KLB yang menetapkan Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko menjadi ketua umum versi KLB.



"Kami bersama Pak AHY dan DPP selalu konsolidasi dan berkomunikasi dan akan melawan KLB abal abal itu, karena kebenaran harus dipertahankan", sebutnya.


Herri juga menegaskan untuk Demokrat Provinsi Sumatera Utara tetap berada di bawah kepemimpinan AHY sebagai ketua umum yang sah. Hal ini telah dibuktikan saat apel kesiapan yang digelar Jumat 5 Maret 2021 di Kantor DPD Partai Demokrat Sumut, sebelum berengakat ke Sibolangit untuk membubarkan KLB.



"Semalam para Ketua DPC bersama kami DPD sudah menyatakan ikrar kesetiaan kepada Ketum AHY sebelum berangkat ke Sibolangit untuk membubarkan KLB abal abal itu", kata Herri seraya menambahkan pihaknya tak mampu membubarkan karena dihadang oleh OKP Pemuda Pancasila yang diduga bayaran.


BACA JUGA :Moeldoko Cs "Tertangkap" di Hotel The Hill Sibolangit


"Kami tak mau ada pertumpahan darah, kami ingin Sumut kondusif, kami tak mau rakyat menjadi korban, makanya kami tidak bereaksi," sebutnya dan kembali mengatakan DPD dan DPC se Sumut tetap solid untuk AHY.



Terkait Moeldoko, Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut ini menyebut, Moeldoko akhirnya membuktikan apa yang disampaikannua bahwa dia tidak ikut campur, itu menjadi luntur semua, karena terbukti Moeldoko sudah punya niat mau jadi ketum Demokrat dan terlibat di dalam pergerakan pengambil alihan kepemimpinan Partai Demokrat.


"Beberapa waktu lalu, beliau sempat mengatakan tidak ikut campur dalam rencana kudeta terhadap AHY sebagai ketua umum Partai Demokrat. Namun akhirnya terbukti," sebut Herri.


BACA JUGA :Ketua Demokrat Deliserdang Desak Kapolri Bubar Paksa KLB Ilegal di The Hill Sibolangit


Penulis: Arcito

Editor: admin