Politik

China Akan Bangun Pangkalan Militer di Indonesia, Ini Kata Anggota DPR RI

DR Berita
Istimewa

DRberita.com | Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengapresiasi respon pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Luar Negeri terkait informasi yang menyebutkan bahwa China akan membangun pangkalan militer di Indonesia.

Dia menegaskan bahwa pemerintah harus menjaga agar politik luar negeri Indonesia terjaga bebas aktif, tidak memihak salah satu blok kekuatan di dunia.

Baca Juga :Indonesia Juara Corona: Akan Kah Jokowi Naikkan Bendera Putih?

"Kita apresiasi sikap Kemenlu yang tegas soal ini. Kita minta pemerintah terus konsisten agar tidak condong terhadap tarikan negara-negara besar," kata Sukamta dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu 31 Juli 2021.


Hal itu dikatakannya terkait laporan tahunan Pentagon berjudul "Military and Security Development Involving the People's Republik of China" yang mengungkapkan rencana China membangun jaringan logistik militer di Asia Pasifik.


Sukamta menilai Indonesia tidak bisa menerima info tersebut mentah-mentah karena kemungkinan itu bagian dari pertarungan perebutan pengaruh antarnegara.

Baca Juga :Bareskrim Polri Tangkap 8 Tersangka Pinjol Bodong, 2 Orang dari Medan

Menurut dia hal penting yang harus dilakukan adalah info tersebut perlu menjadi masukan bagi rakyat Indonesia dan harus dikaji secara mendalam.

"Walaupun saat ini belum direalisasikan tetapi setidaknya ada kemauan atau niat dari China. Info tersebut paling tidak memberi kita peringatan akan adanya agenda dan operasi dari negeri Tiongkok dan boleh jadi Amerika terhadap negeri-negeri yang disebut, terutama Indonesia, ini yang harus diwaspadai," ujarnya.


Sukamta menilai agar Indonesia bisa terus menjaga sikap bebas aktif secara politik, maka pemerintah harus menjaga supaya secara ekonomi tetap mandiri tidak berutang budi terhadap Tiongkok.

Baca Juga :KPK Terbitkan Red Notice Interpol Tersangka DPO Harun Masiku

Menurut dia, kalau utang budi terlalu banyak pasti akan sulit menghadapi tekanan bila saatnya China menagih kepada Indonesia.

Baca Juga :Pengibaran Bendera Putih Itu Masih Terbilang Sangat Sopan dan Santun

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi merespon laporan Departemen Pertahanan AS (Pentagon) yang menyebutkan bahwa Indonesia sebagai salah satu negara yang dianggap China sebagai lokasi untuk fasilitas logistik militer.


"Secara tegas saya menekankan bahwa sesuai dengan garis dan prinsip luar negeri Indonesia maka wilayah Indonesia tidak dapat dan tidak akan dijadikan basis atau pangkalan maupun fasilitas militer negara manapun," tutur Retno saat menyampaikan keterangan pers secara virtual, Jumat (4/9/2020).

Laporan tahunan Pentagon berjudul "Military and Security Development Involving the People's Republik of China" yang mengungkapkan rencana China membangun jaringan logistik militer di Asia Pasifik.

Baca Juga :Kawasan Lindung Kebun Sawit Distrik PTPN3 Asahan Perlu Audit Lingkungan Hidup

Dilaporkan Nikkei Asian Review pada Rabu (2/9/2020), China menganggap Myanmar, Thailand, Singapura, Indonesia, Pakistan, Sri Langka dan negara-negara lain di Afrika dan Asia Tengah sebagai lokasi yang tepat untuk merealisasikan agenda tersebut.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin

Sumber: Antara