Politik

Alumni Tidak Terima Menteri Pendidikan Cabut Izin Operasional ITM

DR Berita
Istimewa

Sekjen Alumni ITM Gomgom J. Sihombing, ST.

DRberita.com | Sekertaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Alumni ITM Gomgom J. Sihombing, ST meminta Menteri Pendidikan Nadiem Makarim meninjau ulang serta mencabut keputusan pencabutan izin penyelenggaraan atau operasional Institut Teknologi Medan.


Alasannya, dikarenakan sangat banyak masyarakat Sumatera Utara yang dirugikan khususnya ribuan mahasiswa yang masih terdaftar.

BACA JUGA:
Aktivis 98 Ajak Masyarakat Sumut Dukung Edy Rahmayadi Maju Pilpres 2024

"Harusnya Menteri Nadiem bijaksana mengambil keputusan dalam menyikapi persoalan pertikaian yayasan yang membuat operasional kampus terganggu. Pertimbangan yang perlu dipikirkan tentunya bukan semata-mata aspek normatif penyelenggaraan pendidikan tinggi, apalagi sumber daya pendidik masih ada dan bisa berjalan," tegas Gomgom Sihombing dalam keterangan tertulis, Jumat 8 Oktober 2021.


Menurut Gomgom, pemerintah dalam hal ini harus juga mempertimbangkan nasib ribuan mahasiswa yang masih terdaftar di sana. Selain itu, mempertimbangkan sejarah ITM dalam turut serta mengisi pembangunan nasional.


"Bagaimana ITM berkontribusi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi keteknikan di Sumatera yang belum mampu secara maksimal dipenuhi pemerintah. Dan jangan lupa, pemerintahan sekarang ini sebagai buah reformasi adalah bagian perjuangan mahasiswa dimana kampus ini adalah bagian dari perjuangan itu di Sumatera Utara," kata Gomgom.

BACA JUGA:
Kamal: Contohnya Ketum AHY Tidak dari Pejabat Eksekutif dan Legislatif

Jadi, lanjut Gomgom, wajar saja Alumni berharap agar kesinambungan kampus ITM tetap terjaga.

"Kami juga meminta agar pihak yayasan yang bertikai segera menyelesaikan konflik kepentingan dan menandatangani akte perdamaian, agar ITM ini segera diselamatkan," ujar Gomgom.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin