Politik

Aliansi Masyarakat Islam Dukung TAP MPRS Tentang Komunis Masuk RUU HIP

DR Berita
istimewa

AMIR

DRberita.com | Aliansi Masyarakat Islam menyambut baik Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) menjadi undang undang. Ideologi Pancasila harus tetap terjaga dari paham apapun.

Dalam pembahasan RUU HIP banyak usulan perlu dicantumkannya TAP MPRS No. XXV/1966 tentang pembubaran PKI dan penyebaran paham marheinsme dan lennisme.

Ibnu Hajar, Ketua Bakopam yang tergabung dalam Aliansu Masyarakat Islam Rahmatan Lil Alamin (AMIR) mengatakan dari awal Pancasila disahkan sebagai dasar Negara, ganguan dan rongrongan terhadap Pancasila sudah sangat luar biasa.

Baca Juga: DREG'S Poldasu dan Polresta Medan Berbagi Sembako ke Warga Miskin

"Mamun sampai denga sekarang Allah SWT masih memberikan yang terbaik buat bangsa kita, yaitu Pancasila masih bertahan dan kuat menjadi dasar Negara Republik Indonesia," ucap Ibnu Hajar, Senin 18 Mei 2020.


AMIR adalah Ormas Islam yang terdiri dari Barigade Gusdur, Pejuang Islam Nusantara, Badan Koordinasi Pemuda Muslim, Laskar Mujahid Indonesia, Khobar Pedulu Ummat, dan Reformasi Masyarakat Nusantara.

Baca Juga: Kajatisu Tunjuk Asdatun Koordinator Pendamping Hukum APBD Covid-19 di Sumut

Ibnu Hajar juga mengajak agar ummat islam menjadi Rahmatan Lil Alamin bagi seluruh isi alam semesta. Bagaimana membuat kenyamanan bagi ummat dimuka bumi ini, khususnya Indonesia.

"Kalau TAP MRPS NO. XXV/1966 ditambahkan sebagai landasan atau konsideran dalam RUU HIP menjadi lebih baik dan bisa membuat bangsa ini lebih nyaman, maka Aliansi Masyarakat Islam mendukungn," tegas Ibnu.

"Sehingga kita bangsa Indonesia bisa lebih mesaraskan kedamaian, tidak lagi disibukkan dengan paham-paham komunisme," tutupnya. (art/drb)


Editor: Gambrenk

Sumber: Pers Rilis