Politik

5 Pesan AHY kepada Kader Demokrat Kepala Daerah

DR Berita
Foto: Istimewa

Ketum AHY didampingi Sekretaris Jenderal Teuku Riefky Harsya, Wakil Sekjen Agust Jovan Latuconsina, Kepala Badan Komunikasi Strategis/Koordinator Juru Bicara Herzaky Mahendra Putra, dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Demokrat

DRberita.com | Di tengah meningkatnya kasus Covid-19 di beberapa daerah, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan teleconference dengan para Kepala Daerah Kader Demokrat, salah satunya di wilayah Jawa Timur, pada Rabu 23 Juni 2021.


"Saya mendengarkan laporan langsung para kepala daerah, yang hampir semua daerah di Jatim mengalami peningkatan kasus, status semua daerah oranye, kecuali Bangkalan yang masih merah, terutama bersumber dari pendatang dan kegiatan keramaian seperti hajatan," kata AHY.

"Madiun, misalnya, yang selama tujuh bulan pertama sempat terendah kasusnya, mengalami lonjakan kasus karena orang berbondong-bondong datang ke Madiun. Peningkatan kasus terjadi dalam skala yang berbeda-beda," lanjutnya.

Baca Juga
KMP: Jika Polda Sumut Tak Mampu, Limpahkan Saja ke Bareskrim Mabes Polri

Kepala daerah yang hadir teleconference yaitu Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Wakil Bupati Trenggalek Syah M. Natanegara, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa.

Kemudian, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakil Bupati Lamongan Kiai Abdul Rouf, Wakil Bupati Tuban Riyadi, Walikota Malang H. Sutiaji, Bupati Madiun Ahmad Dawami, Bupati Magetan Pak Suprawoto, dan Wali Kota Madiun Maidi.


Para kepala daerah pun menyampaikan bahwa strategi yang dilakukan untuk menanggulanginya adalah memperkuat fasilitas kesehatan, memperkuat pelaksanaan PPKM Mikro, terus jalankan vaksinasi, serta berharap agar transparansi dan akurasi data lapangan di daerah tetap dijaga.

Baca Juga
FKKGD Yakin Lokot Nasution Jadi Ketua di Musda Demokrat Sumut

AHY menekankan, tidak ada yang lebih bernilai daripada nyawa. Untuk itu, ia meminta para kader utama yang juga kepala daerah ini melakukan lima hal.


Pertama, jalankan kepemimpinan efektif dalam menangani krisis covid-19.

Kedua, jalankan manajemen sumber daya yang tepat sasaran (alokasi yang proporsional terkait menyelamatkan jiwa dan kesehatan masyarakat; menyiapkan jaring pengaman sosial pada masyarakat miskin dan tidak mampu; dan memulihkan ekonomi daerah).

Halaman :
Penulis: DR Berita

Editor: admin