Politik

21.076 Warga Sumut Terpapar AIDS

DR Berita
Iluatrasi

Aids/HIV

DRberita.com | Ketua Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD) Sumatera Utara Ikrimah Hamidy mengatakan sebanyak 21.076 warga terpapar HIV/AIDS dan yang paling banyak di usia muda.


"Sekarang yang terpapar itu sekitar 80 persen dengan rentang usianya 19 sampai 39 tahun," kata Ikrimah Hamidy kepada wartawan, Selasa 6 Juli 2021.

Ikrimah menyebutkan, adapun penyebab warga yang terpapar itu diakibatkanhubungan seks yang dilakukan tanpa pengaman. Hubungan seks yang paling tinggi disebabkan penggunaan narkoba.

Baca Juga :Bank Sumut dan BP2RD Medan Buka Loket Bersama Penerima Pajak

"Penyebaran yang melalui suntik itu sudah minim, tapi narkoba itu jenis sabu mendorong perilaku seksual yang berlebihan dan tidak aman. Jadi sabu itu secara tidak langsung mendorong penyebaran," ujarnya.


Selain itu, Ikrimah menjelaskan, saat ini KPAD Sumut telah bekerjasama denganBadan Narkotika Nasional (BNN) untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS yang diakibatkan hubungan seks karena penggunaan narkoba.

"Kita juga sedang menyusun untuk membuat Training Of Trainer (TOT) guna memberikan sosialisasi soal HIV/AIDS. TOT ini nanti targetnya ada orang-orang di satu instansi yang ikut kampanye pencegahan penyebaran HIV/AIDS," sebutnya.

Baca Juga :Pejuang Wakaf Ribut di Kantor BPN Sumut Gara-gara Makmur Wijaya

Ikrimah mengungkapkan, pihaknya juga sedang mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ke DPRD Sumut terkait HIV/AIDS. Adapun salah satu isi dari pasal dari Ranperda yang di usulkan itu mewajibkan calon pengantin untuk tes HIV/AIDS.


"Kita disini menyusun beberapa hal dalam Ranperda. Targetnya beberapa titik tekannya itu, adalah pencegahan dini melalui tes HIV/AIDS bagi calon pengantin," ungkapnya.

Baca Juga :Diancam Bunuh, Relawan Bobby Nasution Lapor ke LPSK

Menurutnya, tes HIV/AIDS itu dilakukan dengan tujuan ketika pasangan yang menikah tanpa dilakukan tes, malah bisa memaparkan kepada pasangan-nya.


"Sudah pernah kejadian soalnya, laki-laki positif, nikah, beberapa tahun kemudian istri nya positif, anaknya lahir juga positif. Ini yang kita antisipasi," katanya.

Baca Juga :LKLH Sumut Somasi PTPN3 Sei Silau Diduga Alih Fungsi Kawasan Lindung

Diketahui, usulan Ranperda tentang HIV/AIDS ini sedang dibahas oleh DPRD Sumut. Ikrimah menjelaskan, pihaknya akan diikut sertakan untuk membahas pasal-pasal dalam Ranperda.

"Ranperda itu masih dibahas, insyaallah tanggal 12 Juli 2021 nanti kami diundang oleh Badan Legislatif DPRD Provinsi Sumut untuk pembahasan pasal-pasal di Ranperda," pungkasnya

Penulis: DR Berita

Editor: Admin