Pilkada

Pihak Terkait Pilkada Malaka Serahkan Berkas Perkara ke MK

DR Berita
Foto: Istimewa

Tim kuasa hukum Simon Nahak dan Louise Lucky Taolin.

DRberita.com | Tim hukum Calon Bupati-Wakil Bupati Malaka Simon Nahak dan Louise Lucky Taolin menyerahkan berkas permohonan sebagai pihak terkait ke Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu 20 Januari 2021.


"Kami memasukkan permohonan sebagai pihak terkait berdasarkan registrasi perkara Kabupaten Malaka dengan nomor perkara 24/PHP.BUP-XIX/2021. Syarat-syaratnya sudah kami lengkapi semua dan terkonfirmasi semua oleh Mahkamah Konstitusi," ujar Ferdinandus Eduardus Tahu Maktaen, salah satu tim kuasa hukum, dalam keterangan tertulis, Kamis 21 Januari 2021.



Sebagai informasi, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dan Wendelinus Taolin mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil perolehan suara Pilkada Malaka 2020.


Baca Juga :IKALSU Akan Gelar Rapat Pengurus Awal Februari, Bahas 5 Program Terobosan


Sebelumnya KPU Malaka telah menetapkan hasil perolehan suara pada 16 Desember 2020 sekira pukul 19.03 Wita. Sebagai tim kuasa hukum dari Simon Nahak dan Louise Lucky Taolin, Agustinus Nahak menjelaskan bahwa Pilkada Kabupaten Malaka sangat demokratis dan transfaran. Pihak KPU dan Bawaslu Kabupaten Malaka sudah bekerja secara profesional.



Memperkuat informasi data bahwa pihak Dukcapil Kabupaten Malaka mengatakan bahwa menerima DPT dan NIK siluman dari pihak Stefanus Bria Seran dan Wendelinus Taolin sehingga berakibat Kadis Dukcapil Malaka minta maaf ke KPU Kabupaten Malaka.


"Kami yakin bahwa permohonan Stefanus Bria Seran dan Wendelinus Taolin ditolak karena banyak hal. Sudah jelas tidak masuk ranah MK melainkan KPU dan Bawaslu Kabupaten Malaka. Siluman DPT dan NIK sebenarnya itu tidak ada, melainkan mereka yang bawa dan ciptakan," tegas Agustinus Nahak.




art/drb


Editor: admin

Sumber: Rilis