Pilkada

Forum Santri NU Madina Datangi Kantor PWNU Sumut, Tolak Politik Praktis Pilkada

DR Berita
Foto: Istimewa

Forum Santri NU di Kantor PWNU Sumut.

DRberita.com | Forum Santri Nahdlatul Ulama Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendatangi Kantor PWNU Sumatera Utara di Jalan Sei Batang Hari Kota Medan, menyampaikan aspirasi terkait beberapa hari lalu telah terjadi Konferensi Cabang NU Kabupaten Mandailing Natal ke-5.


Hasil konferensi terpilih Zubeir Lubis menjadi Tanfizd Ketua NU Madina, sedangkan beliau adalah salah satu calon wakil bupati di Pilkada 9 Desember 2020.



"Jadi kedatangan Forum Santri Nahdlatul Ulama Mandailing Natal ini dengan niat yang baik agar NU tidak ikut politik paraktis," Zulhamdi Batubara, Kamis 15 Oktober 2020.


Baca Juga :386 Kepala Desa di Paluta Diperiksa Inspektorat Atas Perintah Polda


Memurut Zulhamdi, ada 5 tuntutan yang mereka sampaikan ke PWNU Sumut;


1. Meminta kepada PBNU dan PWNU Sumut agar menghindarkan struktural NU terlibat aktif dalam politik paraktis dalam Pilkada 2020 demi nama baik NU.



2. Meminta PWNU Sumut agar menjalankan AD/ART dengan baik untuk menghindarkan NU terlibat dalam politik paraktis dan menjaga marwah sebagai mana tujuannya didirikan.


3. Meminta kepada PBNU dan PWNU Sumut agar mengevaluasi hasil Konferensi Cabang NU Madina ke 5, yang menetapkan Zubeir Lubis, menjadi Ketua Tanfiziah NU terpilih yang diduga kuat melanggar AD/ART NU.



4. Forum Santri NU Madina meminta PBNU dan PWNU Sumut agar membatalkan hasil Konferensi Cabang NU ke 5 Madina yang diduga sarat dengan kepentingan Pilkada Madina yang melibatkan NU secara struktural ke dalam politik paraktis Pilkada.


Baca Juga :Bank Sumut Launching CMS Kasda OPD Pemko Tanjungbalai


5. Selamatkan NU Kabupaten Mandailing Natal dari politik praktis.



"Alhamdulillah stetmen pertanyaan aspirasi kami diterima langsung oleh Ayahanda Sekretaris PWNU Sumut di ruang kerjanya di lantai dua," jelas Zulhamdi Batubara.



art/drb

Editor: Bornok

Sumber: Rilis