Pilkada

DPC TMP Labusel: KPU Kecolongan

DR Berita
Foto: Istimewa

Pilkada Labusel.

DRberita.com | KPU Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) menyelenggarakan debat calon Bupati & Wakil Bupati tayang di media tv, Rabu 11 November 2020, sesuai amanat Peraturan KPU No. 4 tahun 2017.


Masyarakat akan tahu visi, misi dan program yang diusung para pasangan calon yang akan memimpin Kabupaten Labuhanbatu Selatan ke depan. Jangan sampai salah memilih.



Selama debat ini berlangsung yang hadir dan siap untuk menyampaikan visi misinya di depan publik hanya ada pasangan Nurdin Siregar-Husni Rizal Siregar (Nuri), Haji Edimin - Haji Ahmad Fadli Tanjung (Asli), Drs. Haji Maslin Pulungan - Fery Andikha Dalimunthe (Mari) dan Haji Mangayat Jago Ritonga - Jon Abidin Ritonga (Mandiri) dari 5 pasangan calon yang terdaftar di KPU Labuhanbatu Selatan.


Baca Juga :LPA Sumut Dukung Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Kementerian Desa PDTT


Berdasarkan ini, Fitrah Iranda Tambak selaku Sekretaris DPC Taruna Merah Putih (TMP) Labuhanbatu Selatan, menilai KPU Labusel diremehkan oleh pasangan Hasnah Harahap dan Kholil Jufri Harahap (Berhasil) kerena tidak mengindahkan atas apa yang menjadi aturan main dari KPU Labusel.


"KPU Labusel harus bersikap tegas atas kejadian yang sangat memalukan ini, apalagi ini tampil di televisi dan disaksikan se Indonesia, ditambah lagi menggunakan anggaran yang cukup besar. Jangan hanya berdiam dan membiarkan kerena ini akan menambah ketidakpercayaan publik atas kinerja KPU Labusel," cap Fitrah.


"Dalam 3x24 jam kami menagih tindakan tegas KPU Labusel yang dipimpin oleh Efendi Pasaribu, Ketua KPU sebagai integritas atas kinerja KPU Labusel," tutup Fitrah Iranda Tambak.




art/drb

Editor: admin

Sumber: Rilis