Pilkada

Cucu Walikota Tanjungbalai ke 7 Kembalikan Berkas Pendaftaran ke PDI Perjuangan

DR Berita
drberita/istimewa
Siti Fatimah mengembalikan berkas pendaftaran ke PDI Perjuangan Kota Tanjungbalai.
DRberita | Dinamika politik jelang pilkada serentak tahun 2020 di Kota Tanjungbalai semakin hangat. Cucu dari Walikota Tanjungbalai ke 7 periode 1975-1980, Siti Fatimah mengembalikan berkas pendaftaran ke PDI Perjuangan, Minggu 14 September 2019.

Pendaftaran sekaligus pengembalian formulir bakal calon Walikota Tanjungbalai ini diterima Ketua Penjaringan Rinaldy Chair, disaksikan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Tanjungbalai Surya Darma, Sekretaris Sangkot Marpaung dan Bendahara Eriston Sihaloho.

Pemerhati Sosial Kota Tanjungbalai Ferry Matondang, Senin 16 September 2019, mengapresiasi kehadirin Siti Fatimah sebagai bakal calon Walikota Tanjungbalai periode 2020-2024 dari PDI Perjuangan.

Menurut Ferry, visi dan misi yang dibawa Siti Fatimah atas kepeduliannya terhadap masyarakat miskin Kota Tanjungbalai juga diharapkan mampau mengangkat hal-hal lainnya yang terjadi pada warga khususnya para nelayan.

"Sudah semestinya kestabilan harga ikan saat ini harus dan perlu campur tangan pemerintah kota. Upah dari para anak buah kapal (ABK) nelayan ini juga jangan luput dari perhatian," ucapnya.

Ferry Matondang menilai perlunya bakal calon Walikota Tanjungbalai yang mampu menciptakan arus perubahan dalam rangka terciptanya kebersihan dan keteraturan berlalu lintas.

"Siti Fatimah diharapkan terpilih nantinya mampu membuat terobosan baru untuk Kota Tanjungbalai, seperti program Car Free Day (CFD) pada setiap akhir pekan di tengah kota. Program ini mungkin mampu merubah tata ruang kota lebih bersih dan tertata rapi," tuturnya.

Sebelumnya, Siti Fatimah menyampaikan visi dan misinya yang berbasis Usaha Kecil Menengah (UKM) bagi masyarakat Kota Tanjungbalai yang berada dibawah garis kemiskinan.

"Saya memutuskan untuk maju menyalonkan diri dari PDI Perjuangan sudah diketuai ibu Megawati, mudah-mudahan kedatangan saya ke PDIP ini membawa berkah bagi partai dan diri saya untuk mendapat rekomendasi," ucapnya.

Siti mengaku niatnya maju di Pilkada Kota Tanjungbalai hanya dalam kurun waktu beberapa jam. Dari awal ia sudah berniat mencalonkan diri sebagai calon dari jalur independen. Tetapi niat itu dibatalkannya karena persoalan waktu dan tempat tinggalnya di Jakarta.

Dirinya memilih PDI Perjuangan sebagai kendaraan di Pilkada Kota Tanjungbalai, karena partai banteng moncong putih ini memiliki komitmen perjuangan yang sejalan dengan program kerjanya yaitu kartu sehat.

"Dengan tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kita akan dirikan posko kesehatan gratis buat warga berobat, nantinya keluhan warga akan ditangani oleh tenaga medis yang siap melayani warga," sebut Siti yang juga berjanji akan menyediakan bantuan hukum.

Ketua DPC PDI Perjuangan Tanjungbalai Surya Darma mengapresiasi kehadiran Siti Fatimah yang ikut serta mendaftarkan diri sebagai bakal calon Walikota. "Dia (Siti Fatimah) peserta ke 6 yang mendaftarkan diri, dan satu-satunya srikandi dalam pencalonan ini," ujar Surya. (art/drb)


Editor: admin

Sumber: Rilis Pers