Olahraga

Pecinta Olahraga Tuntut Ketum KONI Sumut Mundur

DR Berita
Istimewa

Ahmad Muliadi

DRberita.com | Masyarakat pencinta olahraga Sumut menuntut Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara mengundurkan diri dari jabatannya.


"Satu kehormatan yang sangat mulia dalam dunia olahraga, bila gagal lalu mengundurkan diri, kami atlet tidak paham politik dan bisnis serta kepentingan maupun mengurus keuangan, yang kami tahu adalah prestasi," kata Ketua Badminton Lovers Comunity Sumut Ahmad Muliadi di Medan, Senin 18 Oktober 2021.

Muliadi, selain tokoh, atlet dan juga pelatih salah satu cabang olahraga, meminta agar seluruh Cabang Pengurus olahraga juga lembaga KONI Pemkab/Kota se Sumut, untuk menelaah dan musyawarah kembali.

"Dengan hati dan fikiran yang jernih demi kesinambungan dan nama baik olahraga di Sumut yang dinilai sudah babak belur alias bobrok, harapan kami agar Ketum KONI Sumut segera mengundurkan diri," tegas Muliadi.

BACA JUGA:
Arogansi Plt Camat Medan Selayang Melebihi Kewenangan Walikota

Sementara, Sunarto Psi yang juga mantan pengurus KONI Sumut, mengatakan kondisi pskilogis olahraga di Sumut sudah rusak, dan menganggu mental atlet bilamana Ketum KONI Sumut tidak mengundurkan diri.


"ini soal mental, akibat kegagalan PON XX di Papua. Namun masih diemban tangungjawabnya dengan pemimpin yang dianggap gagal, bagaimana Sumut akan menjadi tuan rumah PON mendatang," katanya.


Alumni Fakultas Psikologi UMA ini menilai, kepengurusan KONI Sumut sekarang selain tidak profesional juga dinilai gagal menjembatani antar cabang olah lainnya.


Sambung Wakil Ketua Pengda Pelti Sumut Ahmad Mulyadi, ini bukan persoalan like or dislike antarpengurus KONI Sumut, namun banyak persoalan yang tidak transparan termasuk pengelolaan potensi atlet di Sumut.


"Ini sangat ironis sebagai lembaga koordinasi antara cabang olah raga namun tidak mampu melaksana tugas dan fungsinya menjadikan olahraga di Sumut lebih baik," kata Ahmad Mulyadi.


Sementara, di WAG Komunitas Para Pecinta olahraga Sumut (PPO Sumut) banyak komentar terkait KONI Sumut gagal mengemban tugas PON XX Tahun 2021 di Papua.

BACA JUGA:
Lokot Nasution: Saya menyampaikan pesan Ketua Umum, Mas AHY

Padahal target KONI Sumut masuk 5 besar. Sedangkan Pemprovsu minta 3 besar. Kenyataannya Sumut masuk 13 besar. Ironis dengan provinsi tetangga tidak mampu sejajar, ini namanya tong besar nyaring bunyinya.

Secara apapun, baik politis, hukum, ekonomis, serta moralitas sudah rusak nama baik Sumut yaitu orang yang dianggap gagal namun kembali memimpin dan harus diminta pertanggungjawabnnya.


Dinas Kominfo Sumut Sebelumnya menginformasikan Gubernur Edy Rahmayadi dan Wagub Musa Rajeckshah menghadiri pelantikan John Ismadi Lubis sebagai Ketum KONI Sumut priode 2021-2024 bersama pengurus lainnya dominan pengurus yang lalu oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman di Hotel Santyka Dyandra Medan, Senin 5 April 2021.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin