Metropolis

Tak Berfungsi, Warga Sialang Taji Ancam Robohkan Proyek Pamsimas

DR Berita
Darrenz Nababan

Proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis masyarakat (Pamsimas) di Dusun Pardomuan Nauli II, Desa Sialang Taji, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

DRberita.com | Hampir satu tahun selesai dikerjakan, proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis masyarakat (Pamsimas) di Dusun Pardomuan Nauli II, Desa Sialang Taji, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumut, tak berfungsi.


Proyek yang seharusnya menjadi penopang ketersediaan air bersih untuk warga itu terkesan mangkrak dan tidak memberikan manfaat apapun kepada warga di sana.

Hal ini tentu saja menyulut kemarahan warga dan sempat berniat akan merobohkan bangunan yang menghabiskan uang sebesar Rp 321 juta itu.

BACA JUGA:
KPK: 2 Debitur Bank Sumut Diserahkan ke Asdatun Kejatisu

"Kalo tak berguna sama sekali, lebih baik bangunan itu dirobohkan saja," ujar seorang warga bermarga Sinambela, saat ditemui di dusun tersebut, Selasa 21 September 2021.


Di hadapan sejumlah awak media yang sengaja diundang, puluhan kepala keluarga di dusun itu bahkan kompak membuat sebuah surat pernyataan keberatan atas mangkraknya proyek air bersih tersebut. Selain mengancam akan robohkan bangunan itu, para kepala kelurga ini pun berniat akan melaporkan permasalahan ini kepada aparat penegak hukum.

Puluhan kepala keluarga ini mengaku sudah berulangkali mengadukan permasalahan ini kepada Kepala Desa Sialang Taji, Pardomuan Tampubolon, namun tak pernah dihiraukan.


"Sudah sering kami adukan ke kepala desa, tapi tak pernah digubris. Tolonglah kami, Pak, karena di tempat kami ini memang sangat sulit untuk mendapatkan air bersih," ujar seorang ibu yang berharap agar Bupati Labura, Hendri Yanto Sitorus berkenan mendengar keluhan mereka.

BACA JUGA:
Disiksa Hingga Memar, Korban Salah Tangkap Polsek Sunggal Lapor ke Polda Sumut

Sangat disayangkan, hingga berita ini ditulis, Kepala Desa Sialang Taji Pardomuan Tampubolon belum berhasil dimintai keterangannya terkait persoalan yang menimpa warganya ini.

Menanggapi hal ini, Bupati Labuhanbatu Utara, Hendri Yanto Sitorus, berjanji akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.


"Terima kasih informasinya, akan segera ditindaklanjuti," tulisnya melalui akun whatsappnya, Selasa 21 September 2021.

BACA JUGA:
Di Masa Pandemi, Harta Gubsu Berkurang Rp 8 Miliar, Wagubsu Bertambah Rp 39,7 Miliar
Penulis: Darrenz Nababan

Editor: Admin