Metropolis

Proyek Jalan di Medan Tanpa Plank Bisa Jadi Fitnah

DR Berita
Muhammad Artan

Jalan Menteng Raya

DRberita.com | Pengerjaan proyek pengaspalan jalan di Kota Medan bersumber dari APBD tahun 2021 bisa menjadi fitnah karena tidak ada plank. PC HIMMAH Kota Medan pun sangat menyayangkannya.


Ketua Pimpinan Cabang Himpunan Mahasiswa Al-Washliyah (PC HIMMAH) Kota Medan Mudhofir Hawari Azizi mengatakan proyek pengaspalan jalan di sejumlah titik, seperti Kelurahan Medan Tenggara, Kecamatan Medan Denai, menjadi buktinya.

Mudhofir melihat proyek pengaspalan tersebut tidak ada plank satupun saat pengerjaan.

BACA JUGA:
Didukung 27 DPC, 2 Kandidat Ketua Demokrat Sumut Satukan Visi Besarkan Partai

"Setelah saya lihat beberapa kali di Jalan Raya Menteng yang juga saya tinggal di tempat tersebut, saya melihat sudah 2 kali penimbunan pengerjaan proyek jalan yang dilakukan di Jalan Raya Menteng sampai ke pasar merah, akan tetapi tidak ada satu pun plank yang tertera di dalam pengerjaan, tentu ini melanggar Permen PU No. 29 Tahun 2006 tentang Persyaratan Bangunan," kata Mudhofir dalam keterangan tertulis, Senin 11 Oktober 2021.


Mudhofir beranggapan ini merupakan resiko yang fatal apabila terus menerus dilakukan karena bisa menimbulkan pemikiran yang negatif dan terjadinya konflik antara pekerja dan warga.

BACA JUGA:
Korban Pungli Jadi Tersangka, Ombudsman Pertanyakan Logika Hukum Penyidik Polsek Percut Sei Tuan

"Kalau terus menerus seperti ini pengerjaannya ini bisa mengakibatkan timbulnya fitnah dari masyarakat, pasti masyarakat beranggap karena tidak ada plank, proyek ini tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) sehingga timbullah pemikiran KKN oleh masyarakat, kemudian menimbulkan kerusuhan antara warga dan pekerja proyek, karena saya lihat di tiap jalan yang di aspal ada pelaku usaha yang kecewa karena pengerjaannya di bawah jam 9 ketiak pelaku usaha sedang beraktivitas, kemudian menimbulkan kemacetan dan alat-alat pengerjaannya menutupi usaha yang ia miliki," ungkapnya.

Mudhofir pun berharap agar Pemko Medan segera memperbaiki kesalahan kesalahan yang ada di dalam setiap pengerjaan proyek, khususnya pengerjaan proyek jalan yang ada di Kelurahan Medan Tenggara Kecamatan Medan Denai.


"Harapan kami pengerjaan proyek seperti ini tidak terulang kembali di Pemko Medan, karena kita harus bisa meminimalisir terjadinya konflik antara warga dan pekerja, sesuai dengan tagline Pemko Medan Medan berkolaborasi, tentunya haruslah kita bisa saling berkolaborasi dengan siapapun," tuturnya.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin