Metropolis

Pemuda Muhammadiyah Tapsel Periode 2018-2022 Dilantik

DR Berita
Foto: Istimewa

Pelantikan Pemuda Muhammadiyah Tapsel.

DRberita.com | Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Tapanuli Selatan periode amaliah 2018-2022 dilantik di Aula Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) Rabu, 21 Oktober 2020.


Pemuda Muhammadiyah Tapsel dilantik langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Sumatera Utara, Amrizal, S.Si, M.Pd dan stadium general dibawakan langsung oleh Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto, MH alias Cak Nanto.



Surat Keputusan (SK) PDPM Tapsel dibacakan oleh Miftah Fariz, MH dan dilantik langsung oleh Amrizal. Ketua PDPM Tapsel dipimpin oleh Herman Pelangi, M.Pd sekretaris Kobul Rahmat Harahap dan Bendahara Khusnul Yakin Dongoran.


Baca Juga :Bambang Iswanto Senang Dikunjungi KAD Anti Korupsi Sumut


"Selamat datang kepada Bangda Cak Nanto di bumi Tapanuli Selatan dan mohon selalu arahan dari Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah untuk terus menggembirakan gerakan pemuda Muhammadiyah di Tapanuli Selatan," ujar Herman.


Dalam sambutannya, Amrizal mengatakan suatu kebanggaan bagi kita atas keluangan waktu Ketum Pemuda Muhammadiyah sekaligus mengisi stadium general di pelantikan ini. "Pemuda Muhammadiyah jalan perjuangan bagi kita," kata amrizal.



"Kita do'akan Cak Nanto kedepan menjadi salah satu Menteri di republik ini, karna dengan keahlian beliau menembus hal yang sulit untuk ditembus," jelas Amrizal diikuti tepuk tangan peserta yang hadir.


Amrizal juga berharap PDPM Tapsel harus segera menyusun program kerja, gerakan Pemuda Muhammadiyah harus diperhitungkan di Tapanuli Selatan.


Rektor UM Tapsel, Muhsana Pasaribu, MA berharap geraka Pemuda Muhammadiyah terus hadir ditengah masyarakat dan tidak terjebak dalam hal rutinitas saja.



"Gerakan Pemuda Muhammadiyah Tapsel harus dipublikasikan sebagai dakwah, tidak sebagai eksistensi semata namun narasi gerakannya agar mampu dirasakan seluruh pihak," kata Rektor dalam sambutannya.


Pelantikan tersebut dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tapsel dan Padangsidimpuan, PD Aisyiah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, NA dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah.


Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Rektor III UM Tapsel dan fungsionaris lainnya, Komisaris KPU Padangsidimpuan Ahmad Rasyid Nasution yang juga alumni Pemuda Muhammadiyah dan Komisioner Paluta Nafsir Rambe serta Komisioner KPU Tapsel Efendi Rambe.



Kader Pemuda Muhammadiyah senantiasa harus mempersiapkan diri menjadi kader persyariakatan, kader ummat dan kader Bangsa. Semua itu bisa berjalan jika kader pemuda Muhammadiyah kuat gagasannya.


"Betapa pentingnya diaspora kader dalam rangka menguatkan gerakan pemuda muhammadiyah kedepan. Khususnya di Sumatera Utata, agar terus mampu bergelora bersama dan solid bergerak memajukan dakwah persyarikatan," paparnya Stadium General oleh Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Sunanto, MH alias Cak Nanto.


Peran penting, lanjutnya, dan strategis harus mampu diambil oleh rekan rekan kader Pemuda Muhammadiyah, sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan nilai-nilai dakwah Muhammadiyah.



"Distribusi kader pada semua lini harus terus berlangsung. Sebab sejatinya organisasi ini hanyalah alat aktualisasi kita terhadap gagasan kehidupan yang selain kewajiban menyembah sang pencipta namun juga merawat ciptaaNya," tegas Cak Nanto.


Baca Juga :Lagi, Ketua PDIP di Medan Mundur Alasan UU Cipta Kerja


Diaspora kader pada akhirnya diharapkan mampu memberi rekayasa sosial yang memberi manfaat besar bagi kepentingan hajat hidup orang banyak.


Terkahir Cak Nanto berharap Pemuda Muhammadiyah tidak melepaskan gerakan sosial, sebab kata Cak Nanto Teologi Al-Ma'un harus senantiasa menjadi spirit perjuangan dalam membumikan gerakan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.



"Teruslah istiqomah menjadi kader Pemuda Muhammadiyah yang mampu bermanfaat bagi umat, bangsa dan pencerah bagi semesta," tandasnya.



art/drb

Editor: Bornok

Sumber: Pers Rilis