Metropolis

Dompet Dhuafa Waspada Salurkan Bantuan Korban Banjir di Sumut

DR Berita
Foto: Istimewa

Tim DDW di lokasi banjir Kota Medan.

DRberita.com | Dompet Dhuafa Waspada turut serta merespon bencana banjir yang ada di Sumatera Utara dengan menyalurkan bantuan logistik ke sejumlah lokasi, Jumat 4 Desember 2020. Beberapa di antaranya yakni di tiga kelurahan yang ada di Kota Medan, dan satu kelurahan yang ada di kota Binjai.


Dari keterangan Sulaiman selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, ia mengatakan bahwa hari ini tim Dompet Dhuafa Waspada dikerahkan untuk turut merespon bencana banjir. "Hari ini tim kita kerahkan untuk melakukan assessment ke sejumlah titik lokasi banjir yang ada di Sumut yaitu di Medan, Binjai, dan Deliserdang," ucapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu 5 Desember 2020.



Lebih lanjut ia mengatakan bahwa berdasarkan pantauan dari tim, sedikitnya masih ada lokasi yang terendam banjir dan membutuhkan bantuan logistik.


Baca Juga :PKN Asahan Bagi 1.500 Masker, Berharap Covid-19 Segera Berakhir


"Berdasarkan pantauan dari tim, kita mendapat laporan bahwa ada empat lokasi yang membutuhkan bantuan logistik yakni di Kelurahan Aur, Kelurahan Hamdan, dan Kelurahan Suka Raja yang ketiganya berada di Kecamatan Medan Maimun, serta di kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara," terangnya.


Sulaiman juga mengatakan bahwa, Dompet Dhuafa Waspada saat ini sudah mendirikan tiga dapur umum. "Kita dirikan tiga dapur umum di masing-masing lokasi, dan satu kelurahan di Suka Raja Kecamatan Maimun, kebetulan sudah ada dapur umum jadi kita support kekurangannya berupa air minum," katanya.



Ia juga turut mengajak masyarakat luas untuk bersama membantu meringankan korban banjir. "Kami juga sudah membuka donasi bagi siapa yang ingin menyalurkan bantuannya agar bisa bersama kita bantu saudara yang sedang kesusahan," ucapnya.


Pengakuan dari salah seorang warga, Neneng, yang tinggal di Kelurahan Suka Raja Kecamatan Medan Maimun, ia mengatakan bahwa dirinya tidak menyangka banjir besar ini melanda rumah mereka. "Gak menyangka kami bisa datang banjir besar lagi, banjir seperti ini terakhir di tahun 2011 dan sekarang datang lagi," ungkapnya.


Baca Juga :Polda Tetapkan Bupati Labusel dan Tahanan KPK Sebagai Tersangka


Ia pun mengaku pasrah dengan cobaan banjir yang melanda tempat tinggalnya itu. "Sudah pasrah aja lah, sambil berdoa semoga cepat surut airnya, biar bisa balik ke rumah, karena sudah tidak berbentuk lagi di dalam terendam air," katanya.



Ditemui di dapur umum, Neneng juga mengucapkan terima kasih kepada Dompet Dhuafa Waspada atas kepedulian terhadap warga. "Terima kasih banyak sudah mau bantu kami, semoga bisa terus amanah ya membantu yang butuh," pungkasnya.



art/drb

Editor: admin

Sumber: Rilis