Metropolis

Buruh Pabrik Tewas Gantung Diri Tinggalkan Surat Permintaan Maaf Untuk Istri

DR Berita
Foto: Istimewa

Korban tewas tergantung di areal pabrik.

DRberita.com | Seorang pria buruh pabrik ditemukan tewas tergantung dekat kamar mesin pompa limbah pabrik kelapa sawit (PKS) PT Rapala, di Dusun I, Desa Padang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumut, Selasa 22 Juni 2021.

Korban Abdul Rahim (42) tewas tergantung ditemukan pertama kali oleh rekan kerjanya Putra. Dari waduk limbah, Putra melihat ada sesuatu tergantung di dekat pompa.

Baca Juga
FKKGD Yakin Lokot Nasution Jadi Ketua di Musda Demokrat Sumut

Putra pun kemudian memberitahukan kepada rekannya yang lain bernama Bambang. Keduanya pun melapor ke scurity dan ke polisi. Di lokasi, polisi menemukan seutas tali tambang yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya dan selembar surat permohonan maaf yang ditujukan untuk istrinya.


Kanit Reskrim Polsek Gebang Ipda Fahrur Rozi membenarkan adanya mayat tewas tergantung di lokasi pabrik kelapa sawit tersebut.

Baca Juga
Kabareskrim Polri Perintahkan Jajaran Sikat Habis Pinjol Bodong

"Setelah saksi mengetahui mayat korban tergantung, mereka kemudian lapor ke security. Setelah itu, kepala security menghubungi kami," kata Rozi.

"Saat itu korban sudah meninggal. Dari olah TKP, tidak ada ditemukan tanda bekas penganiayaan," lanjutnya.


Setelah dievakuasi, jenazah Abdul Rahim langsung dibawa ke RSU Tanjung Pura. Sesudah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah dibawa pulang ke rumah duka.

Baca Juga
Ungkap Skandal Mesum di Rumah Dinas Karutan, Relawan Bobby Nasution Diteror OKP
Baca Juga
Kasus Dugaan Korupsi BOT PDAM Tirtanadi Belum SP3

"Keluarga korban buat suarat pernyataan tidak keberatan dengan tidak dilakukanya otopsi," tandas Rozi.

Penulis: Avid

Editor: admin