Metropolis

Aneh, Dataran Tinggi Bandar Pulau Kabupaten Asahan Bisa Banjir

DR Berita
istimewa

Ruwah warga Dusun 4, Desa Buntu Maraja, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, kerendam banjir.

DRberita | Penderitaan warga Dusun 4 hingga 6, Desa Buntu Maraja, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, semakin terasa. Selain wabah Covid-19 yang kian melanda, kini banjir juga ikut merendam daerah mereka.

Banjir yang tidak disangka-sangka warga yang tinggal di dataran tinggi itu, menimbulkan keresahan yang menambah. Seorang warga bernama Jalal merasa heran bisa terjadi banjir di kawasan dataran tinggi tersebut.

"Aneh, Kecamatan Bandar Pulau ini berada di dataran tinggi, bisa-bisanya Dusun 4 sampai 6 kebanjiran seperti ini. Apa masalahnya ini?" ucapnya melalui WhatApp, Rabu 29 April 2020.

Baca Juga: Pejabat Pemkab Asahan dan Istri Positif Virus Corona

Jalal mengakui banjir Dusun 4 hingga 6, Desa Buntu Maraja sudah viral di media sosial. "Sudah viral poto-poto banjirnya di medsos, mudah-mudahan ada respon dari Pemkab Asahan," serunya.

Situasi banjir di Dusan 4 hingga 6, Desa Buntu Maraja, Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, viral di medsos dengan caption;

Baca Juga: Mantan Ketua DPRD Asahan Meninggal Positif Corona

"Ini adalah bentuk salah satu pembangunan yg alih fungsi atau tidak tepat sasaran, bagaimana tidak, pembangunan parit Kiri kanan jalan di aliri air mulai Dari dusun 6 sampai bermuara Di dusun 4 Desa Buntu Maraja (lihat Gambar), yg awal nya bertujuan hendak menghindari banjir, malah menyebab kan banjir, ini di sebabkan Karna tidak Ada nya pembuangan atau pelepasan air hingga ke sungai. Andi anak Dari pemilik rumah berharap supaya Pemdes Buntu Maraja segera mencari solusi pembuangan atau pelepasan Air parit itu."

"Bapak Kadus 4 Dan Bapak Kades Buntu Maraja, tolonglah beri solusi kepada kami, agar tidak terjadi lagi banjir yg kerap x terjadi di setiap hujan Turun." (art/drb)

Penulis: Yudha

Editor: Gambrenk