Komunitas

Mahasiswa di Thailand Selatan Lebaran di Konsulat

DR Berita
istimewa
Sejumlah mahasiswa dan guru di Thailand Selatan saat berada di Konsulat RI Songkhla.

dinamikarakyat.com, Songkhla, Sejumlah mahasiswa dan guru praktik di Thailand Selatan asal Indonesia terpaksa batal merayakan lebaran di tanah air. Pasalnya, jarak dan tanggungjawab menjadikan Konsulat RI Songkhla jadi tempat berlabuh.


Kepala Perwakilan RI di Songkhla, Fachry Sulaiman menyebutkan, para mahasiswa itu tersebar di 14 provinsi di Thailand Selatan. Rasa kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah air, konsulat RI di Songkhla menyediakan ruang dan tempat sebagai Dedicated Shelter Room (DSR) untuk mahasiswa dan para guru.


"Sidang isbat sebagai penentuan waktu lebaran memaksa mahasiswa menginap di konsulat selama dua hari (mondokers.red). Majelis Agama Islam Thailand atau Sheikhul Islam, yang dipimpin Tuan Guru Haji Aziz Pitakkumpol memutuskan dalam sidang Isbat bahwa puasa pada bulan Ramadhan 1440 H digenapkan 30 hari sehinggal 1 Syawal 1440 H di tetapkan pada 6 Juni 2019. Jadinya, konsulat pun kembali menyiapkan buka puasa dan sahur serta buka puasa untuk Ramadhan ke 30,"ungkap Fachry melalui rilis yang diterima, Sabtu (8/6).


Menurut Fachry, DSR merupakan sebuah ruang basement yang disiapkan secara baik, aman, sehat dan bersih. Penggunaan DSR hanya untuk keperluan emergency saja, dengan demikian jika WNI yang memerlukan akomodaasi jika berkunjung ke Songkhla tetap akan diarahkan ke penginapan di kota Songkhla dengan harga sangat terjangkau.


Sementara itu, Kepala Kanselarai Konsulat RI Songkhla, Gamma yang diberi tanggungjawab mengawal dan menyiapkan fasiltas bagi mondokers mejelaskan bahwa sesuai dengan peruntukan konsulat dan sifat keistimewaan dan kekebalan Gedung, maka kepada para Mondokers telah diberikan pembekalan tentang standar operating prosedures yang harus diperhatikan serta menjaga sara dan prasarana negara sebagai objek vital di Songkhla. 


"Kepada para mondokers juga dijelaskan tentang tugas pokok dan fungsi Konsulat RI Songkhla serta organisasi struktural yang terdapat di Konsulat berikut wilayah akreditasi yang melikupi 14 provinsi. Selama menginap dua hari di konsulat, para mahasiswa pun melakukan diskusi positif tentang kesadaran berbangsa dan bernegara bagi WNI,"ujar Gamma.


(raden/rilis)


Penulis: armand