Komunitas

5 Komunitas di Medan Buka Dapur Umum PPKM Darurat

DR Berita
Istimewa

Dapur umum PPKM Darurat

DRberita.com | Untuk membantu kelancaran penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan, Komunitas Satu Hati bersama 4 komunitas lainnya membuka dapur umum.


Kominatas lainnya yaitu Hao Xiong Di, Komunitas Indonesia Tionghoa (KITA), Komunitas Masyarakat Peduli Amal Kebajikan (KOMPAK), dan Forum Kerukunan Masyarakat Nusantara (FKMN).

Melalui 'Dapur Umum' ini kolaborasi 5 komunitas akan membagikan 1.000 nasi bungkus setiap hari melalui satgas PPKM dan 200 lainnya kepada warga terdampak pandemi di sekitar Kompleks Asia Mega Mas setiap hari.

Baca Juga :Satgas Gakum PPKM Darutap di Kota Medan Dapat Suntikan Vitamin Imun Tubuh

Ketua Umum Komunitas Satu Hati, Sartjipto King kepada wartawan mengatakan, dapur umum yang dibuat merupakan bentuk kepedulian mereka untuk membantu warga di tengah PPKM Darurat untuk menekan penyebaran covid-19.


"Warga yang terkena dampak PPKM bisa sedikit terbantu," kata Sartijpto King yang didampingi Wakil Ketua Susilo dan Sekretaris Wendy Tanjung, kemarin.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Hao Xiong Di, Haryanto mengatakan dirinya bisa merasakan kesulitan yang dirasakan warga akibat pemberlakuan PPKM Darurat.

Baca Juga :Jelang Idul Adha, Rutan 1 Medan Razia Warga Binaan

Banyak pelaku UMKM yang harus menutup usahanya untuk sementara, sementara mereka juga harus menghidupi keluarga. Selain itu banyak juga warga yang kehilangan pekerjaan.


Bahkan di beberapa daerah penerapan PPKM Darurat sudah menimbulkan gejolak sosial.


"Kita tidak ingin hal yang sama terjadi di Medan. Makanya, melalui kolaborasi dengan beberapa komunitas, kita sepakat untuk membantu Pemko Medan dengan memberikan bantuan kepada warga melalui pembukaan dapur umum," kata Haryanto.

Baca Juga :PPP Padangsidimpuan Berbagi Kepada Pedagang Akibat PPKM

Sementara itu, Ketua FKMN, Sun Sin mengatakan melalui dapur umum ini mereka mencoba untuk mengurangi beban warga yang terdampak PPKM di Kota Medan.


Selain itu, para pelaku UMKM di sekitar kawasan Kompleks Asia Mega Mas yang tidak bisa lagi berusaha akan kita berdayakan untuk menjadi tukang masak di dapur umum.

"Paling tidak, mereka tidak lagi perlu memikirkan bagaimana cara untuk memenuhi kebutuhan pangan," kata Sun Sin didampingi Sekjen FKMN Rahmadani Hidayatin.

Baca Juga :Satgas Pamtas Amankan 2 Pengendara Motor Ilegal Asal Malaysia

Pembukaan dapur umum ini dimulai pada Sabtu 17 Juli 2021, di Kompleks Asia Mega Mas dan akan berlangsung hingga PPKM Darurat berakhir pada 20 Juli 2021.


Ketua KITA, Bunliong, menambahkan agar tidak menimbulkan kerumunan, panitia dapur umum telah berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19.


"Jadi tugas kami hanya menyediakan nasi bungkus, sementara pembagiannya akan dilakukan di bawah koordinasi tim Gugus Tugas Covid-19," tandasnya.

Baca Juga :Bawa KTP, Warga Perantau Boleh Vaksin Covid-19 di Labura

Bunliong berharap demi keselamatan semua, warga harus mematuhi kebijakan PPKM Darurat yang diterapkan Pemko Medan.

“Ini merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir penyebaran covid-19 dengan harapan kondisi bisa seperti semula dan warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Halaman :
Penulis: DR Berita

Editor: Admin