Kerah Putih

Tersangka UINSU dan Bupati Labusel Belum Ditahan

DR Berita
Foto: Muhammad Artam

Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut

DRberita.com | Polda Sumut belum juga menahan 3 tersangka korupsi UINSU dan Bupati Labusel Wildan Aswan Tanjung. Padahal staus tersangka sudah berjalan cukup lama.


Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi tidak mau menjelaskan perkembangan kedua kasus korupsi tersebut.



"Coba konfirmasi ke Kasubdit Tipikor ya," jawan Hadi melalui pesan whatsapp, Rabu 24 Februari 2021.


BACA JUGA :Pj Sekda Berharap Pematangsiantar Masuk Zona Hijau Omhudsman


Perjalanan kedua kasus korupsi ini hingga penetapan tersangka sebelum Kombes Hadi menjabat Kabid Humas Polda Sumut.


Pada kasus korupsi gedung mangkrak UINSU, Polda Sumut menetapkan 3 tersangka yaitu mantan rektor, Saidurrahman, PPK Syahruddin Siregar, dan Dirut PT. Multikarya Bisnis Perkasa Joni Siswoyo.



Untuk kasus korupsi Dana Bagi Hasil Pajak Bumi Bangunan (DBH-PBB) Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel), Polda Sumut menetapkan Bupati Wildan Aswan Tanjung sebagai tersangka.


BACA JUGA :IPW Desak Kapolri Tangkap 3 Pejabat PT. OSO Sekuritas Indonesia


Mereka semua yang berstatus tersangka di Polda Sumut sampai saat ini belum ditahan dan dilimpahkan ke kejaksaan.



Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol John Nababan yang dikonfirmasi sampai saat ini belum memberi keterangan terkait kasus korupsi UINSU dan DBH-PBB Pemkab Labusel.


Kedua kasus korupsi ini ditangani dan berstatus tersangka pada saat Kombes Pol Rony Samtana menjabat Direktur Direskrimsus Polda Sumut.



BACA JUGA :Penyimpangan Dana Desa di Sumut Jadi Perbincangan Ombudsman dan BPKP

Penulis: Muhammad Artam

Editor: admin