Kerah Putih

KPK Tangkap 1 Pihak Swasta Kasus Suap APBD Jambi, Sementara Sumut Belum Ada

DR Berita
Muhammad Artan

Gedung KPK Merah Putih

DRberita.com | Satu tersangka dari pihak swasta ditangkap KPK dalam kasus dugaan korupsi terkait dengan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Raperda APBD) Provinsi Jambi pada tahun anggaran 2017.


"Pada hari Sabtu (7/8), KPK melakukan penangkapan salah satu tersangka dalam perkara dugaan korupsi pemberi suap kepada DPRD Provinsi Jambi terkait dengan pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2017," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Minggu 8 Agustus 2021.

Penangkapan tersebut dilakukan setelah tersangka mangkir dari pemanggilan penyidik KPK. "Yang bersangkutan dilakukan penangkapan karena setelah dilakukan pemanggilan secara patut dan sah, tersangka mangkir untuk hadir," ungkapnya.

Baca Juga :Beras PPKM Tahap 2 di Sumut Bertambah Jadi 12.903.920 kg

Saat ini, kata Ali, tersangka sudah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan.


"Mengenai pengumuman nama tersangka dan uraian perbuatannya akan diinformasikan segera dalam konferensi pers hari ini," kata Ali.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan 18 tersangka dan saat ini telah diproses hingga persidangan. Para pihak yang diproses tersebut terdiri atas gubernur, pimpinan DPRD, pimpinan fraksi DPRD, dan pihak swasta.


Kasus tersebut diawali dengan kegiatan tangkap tangan pada tanggal 28 November 2017. KPK mengungkap bahwa praktek uang "ketok palu" tidak hanya terjadi untuk pengesahan RAPBD 2018, tetapi juga terjadi sejak pengesahan RAPBD 2017.

Baca Juga :5 Anggota DPRD Labura Ditangkap Pesta Narkoba Bersama 7 Wanita di Diskotik Kota Asahan

Saat ini, KPK juga masih melakukan penyidikan untuk empat anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019 yaitu Fakhrurozi (FR), Arrakhmat Eka Putra (AEP), Wiwid Iswhara (WI), dan Zainul Arfan (ZA).

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara KPK belum ada menangkap seorang pun dari pihak swasta dalam kasus suap anggota DPDR Sumut, yang telah memeroses gubernur dan 64 anggota dewan.

Penulis: Muhammad Artam

Editor: Admin