Kerah Putih

Kasus Korupsi Pupuk Curah Rp 7,2 Miliar Segera Disidangkan di Pengadilan Tipikor Medan

DR Berita
Istimewa

SS tersangka pupuk curah

DRberita.com | Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melimpahkan berkas SS tersangka tindak pidana korupsi kerja sama jasa pembongkaran pupuk curah ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan.


Kasus korupsi kerja sama jasa pembongkaran pupuk curah terjadi pada PT. BGR (Persero) Cabang Medan dengan PT Pupuk Kalimantan Timur di Medan.

Pupuk tersebut berasal dari Kapal Pengangkutan, Pengantongan, dan Pemuatan yang disimpan di gudang penyimpanan pada periode 2016 sampai 2018.

BACA JUGA:
Warga Tanjungbalai Resah Dengan Proyek Balai PP Wilayah Sumut

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, IBN Wiswantanu melalui Kasi Penkum Kejati Sumut Yos A. Tarigan, mengatakan dengan diserahkannya berkas perkara tersangka SS dari Tim JPU Kejari Medan dan Kejati Sumut ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan, berarti persidangan terhadap tersangka segera dijadwalkan.


"Modus tersangka pada saat pembongkaran dan pengemasan ulang pupuk. Kemudian, berdasarkan stock opname yang dilakukan PT. BGR dengan PT Pupuk Kaltim, diketahui adanya pupuk yang hilang dan susut dengan kerugian negara berdasarkan perhitungan akuntan publik mencapai Rp 7,2 milir," kata Yos, Kamis 18 November 2021.


Selain itu, kata Yos, dalam kasus korupsi ini ada juga DPO inisial SL sebagai Pjs General Manager PT. BGR Cabang Medan yang bersama-sama dengan SS selaku Kepala Bagian Pergudangan, CMS dan Jasa lainnya pada PT. BGR.

Para tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

BACA JUGA:
Didampingi Bupati, Kabinda Sumut Pimpin Vaksinasi Door to door Nelayan di Sergai

"Tersangka saat ini dititipkan di rumah tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan," tandas Yos.

Penulis: DR Berita

Editor: Admin