Kerah Putih

Jaksa Panggil 46 Saksi Dugaan Korupsi Covid-19 Dinkes Padangsidimpuan

DR Berita
Foto: Istimewa

Kejari Padangsidimpuan

DRberita.com | Kejari memanggil 46 orang saksi dugaan korupsi insentif dana Covid-19 di UPT Puskesmas Sadabuan, Dinas Kesehatan, Pemkot Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Senin 15 Februari 2021.


"Sudah 46 orang saksi yang dipanggil yang berasal dari pegawai penerima dana insentif dan surveilands," ucap Kasi Pidsus Kejari Padangsidimpuan Nixon Lubis.



Surat pemanggilan sudah dilayangkan ke Walikota Padangsidimpuan, pada 4 Februari 2021. Setelah pemeriksaan 46 saksi, Kejari kembali memanggil saksi verifikator dari UPT Puskesmas Sadabuan dan Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan.


BACA JUGA :Polemik Biaya Wisuda: Alumni UMN Minta Rektor Kembalikan Uang


"Rencananya, minggu depan dalam bulan ini kami akan memanggil para verifikator," katanya.



Inspektorat Kota Padangsidimpuan sudah melakukan penghitungan supaya ada nilai pastinya, sehingga tahu berapa angka kerugian keuangan negara yang terjadi akibat penyalahgunaan keuangan tersebut.


Sumber dana Covid-19 yang bersumber dari BOK sebesar Rp 156 juta dan dana insentif berasal dari APBN bervariasi untuk 10 orang penerima, Insentifnya bervariasi, mulai dari Rp 13 juta hingga Rp 2 juta, tergantung beban kerja, terangnya.



BACA JUGA :Ketua PAC Desak AHY Pecat Kader Penghianat Terlibat Kudeta



art/drb

Penulis: Arief

Editor: admin