Kerah Putih

Jabiat dan Sardo Tersangka Korupsi Bansos Covid-19 di Samosir

DR Berita
Foto: Istimewa

Tim penyidik Kejari Samosir

DRberita.com | Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Samosir Jabiat Sagala dan Plt Kepala Dinas Perhubungan Sardo Sirumapea ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) makanan untuk masyarakat terdampak Covid-19.


"Iya, kita meningkatkan status Sekretaria Daerah Jabiat Sagala dan Plt Kadis Perhubungan Sardo Sirumapea dari saksi menjadi tersangka," ucap Kasi Pidsus Kejari Samosir, Paul M. Meliala, Rabu 17 Februari 2021.



Paul mengatakan, penetapan status tersangka Jabiat Sagala dan Sardo Sirumapea berdasarkan surat Kepala Kejaksaan Negeri Samosir nomor: Print-09/L.2.33.4/Fd.1/02/2021 tanggal 16 Februari 2021.


BACA JUGA :Kata Sabrina, Pelantikan Pejabat Eselon 2 Dalam Minggu Ini


"Penetapan kedua tersangka terkait dugaan korupsi belanja tidak terduga penaggulangan bencana non alam dalam penanganan Covid-19," jelas Paul.



Kasi Intel Kejari Samosir Tulus Yunus Abdi Tampubolon memastikan kedua tersangka dikenakan Pasal 2 subsider Pasal 3, Undang Undang Nomor31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


"Ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun serta denda minimal Rp 200 juta dan maksimal Rp 1 miliar. Kedua tersangka tidak dilakukan penahanan," kata Tulus.



"Kedua tersangka akan kembali dilakukan pemanggilan untuk pemeriksaan sebagai tersangka," tambahnya.


BACA JUGA :Aspidsus Kejati Sumut Jadi Koordinator di Jampidsus Kejagung


Diberitakan, Pemkab Samosir pada April 2020 mengadakan 6.000 bantuan makanan tambahan untuk masyarakat terdampak Covid-19. Pengadaan makanan tambahan tersebut dilakukan oleh PT. Tarida Bintang Nusantara dari Kota Medan, dengan total anggaran Rp 410.291.700.




art/drb


Penulis: Muhammad Artam

Editor: admin