Kerah Putih

Effendi Pohan Ditangkap di Bandara KNIA Balik dari Jakarta

DR Berita
Avid

Effendi Pohan ditangkap di Bandara KNIA

DRberita.com | Mantan Kepala Dinas BMBK Provinsi Sumut Effendi Pohan akhirnya ditangkap di Bandara KNIA, Sabtu 21 Agustus 2021 malam, setelah 2 kali panggilan tak datang ke Kejari Langkat.


Tersangka Effendi Pohan tertunduk lesu saat ditangkap di Bandara KNIA, balik dari Jakarta. Ia ditangkap terkait dugaan korupsi APBD 2020 senilai Rp 2,4 miliar.

"Penangkapan tersangka berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor: Print-01/L.2.25.4/Fd.1/08/2021 tanggal 20 Agustus 2021. Saat ini tersangka menjabat Kepala Dinas DPMPTSP Provsu," ujar Kasi Intelijen Kejari Langkat Boy Amali, Minggu 22 Agustus 2021.

BACA JUGA:
2 Tersangka Korupsi Dinas BMBK Sumut Ditahan, Mantan Kepala Dinas 2 Kali Panggilan Tak Datang

Sebelumnya, kata Boy, tersangka sudah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan tersangka. Pemeriksaan itu berdasarkan Surat Perintah Panggilan dengan Nomor: R-181/L.2.25.4/Fd.1/08/2021, dan Nomor: R-189/L.2.25.4/Fd.1/08/202.


Tersangka ditahan di Rutan Tanjung Pura. Penahanan itu berdasarkan Surat Perintah Nomor: PRINT-03/L.2.25.4/Fd.1/08/2021 tanggal 20 Agustus 2021.

BACA JUGA:
Alasan Berangkat Tugas ke Jakarta, Mantan Kadis BMBK Sumut Pekan Depan Ditahan

"Tersangka didampingi kuasa hukumnya saat diperiksa di Kejari Langkat sebelum dikirim ke rutan," kata Boy.


Perkara dugaan korupsi ini berawal dari proyek rehabilitasi/pemeliharaan pada satuan kerja UPT Jalan jembatan Binjai Langkat pada Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (BMBK) Provsu 2020.

Pada proyek itu, terdapat anggaran Rp 4,4 miliar dan mengalami perubahan menjadi Rp 2,4 miliar untuk pemeliharaan tujuh ruas jalan di Langkat. Seperti di Pangkalan Susu dan daerah lainnya.

Penulis: Avid

Editor: Admin